aderida area

Proud To Be You Are

Review Softlens Sweety Batis Grey

hallo hallo

Akhirnya aku memutuskan membeli softlens tanpa garis pinggir lagi alias natural look. Kali ini pilihan jatuh ke Merk Sweety Batis Grey.

Deskripsi menurut tokopedia:

Softlens Sweety Batis

Sweety Batis Softlens Thailand Asal Korea Ini Sudah Sangat Terkenal Memiliki Lensa Yang Sangat Tipis , Aman & Nyaman Di Pakai Sehari2,
Untuk Pecinta Softlens Natural dan Unik Di mata Ini Wajib Kamu Miliki. 🙂

Made in Korea
Diameter : 14.50mm
Water Content : 40%
Anti Bacteria + Warranty (Garansi)
Life Span : 6 Months
Center Thickness : 0.035mm ( Softlens Tipis dan Nyaman)

 

Sebenarnya kenyataan yang mencengangkan begitu barang datang adalah meski diameter 14.50 tapi itu softlens tidak mengcover seluruh hitam2 bola mataku

Walau begitu softlens ini aku pakai saat wisuda karena aku membutuhkan softlens yang sedikit cetar karena softlens lumiere cokelatku kurang menonjol.

Overall dari seluruh softlens natural yang aku coba masih puas dengan merk Solotica

 

 

Advertisements

Graduation moment, Wisuda dari D3 Batik dan Fashion ISI Yogyakarta

9 September menjadi momentum istimewa untukku, akhirnya setelah 3 tahun berjuang kuliah sambi kerja aku akhirnya dinyatakan lulus dengan gelar A.Md.

Tak pernah terbayang olehku pencapaianku sudah sampai sini, bagi yang tidak mengerti mungkin akan menganggapnya lebay cuma ini adalah hal yang sangat aku syukuri.

Di momen wisuda ini ayahku datang dari jogja mendampingi, keluarga kecil kami hanya tinggal ini adanya, potret keluarga kecil inilah adanya…tanpa kakak mendampingi apalagi ibu tapi aku syukuri sajalah masih memiliki keluarga walaupun terpecah berai tapi masih bisa dipertemukan.

Dengan Kebaya model kutu baru warna tosca kain emboss dan make up dari bulekku aku akhirnya menjalani posesi wisuda

Toga tentunya menjadi hal esensial beserta jubah hitamnya

Aku merasa jadi ratu sehari walau posesi wisuda kemarin benar2 bikin aku teler.

Yang diwisuda ada 600an orang dan aku nomer 300 pas, tempat sempit aku pakai kemben, panas akhirnya aku menyerah ditengah jalan setelah dilantik lulus aku bergegas pulang tanpa menyelesaikan prosesi wisuda. Setelah pulang rupanya Puspita menyusulku ke samirono saat aku dan bokap makan siang menanti foto studio tentunya dengan bunga yang tidak aku kira ❤

Rupanya hariku belum usai setelah wisuda aku menanti foto studio di Warna Indonesia antrenya sampe jam 3 baru bisa foto karena barengan antre foto wisuda sama anak sanata darma, dan hasil foto baru bisa diambil bulan Oktober!! bisa2 aku sampe lupa kalau habis wisuda hadeh~

Foto studio hasilnya ini ❤

Terima kasih ku persembahkan untuk kakakku Anozi Mada dan Bapakku yang sudah membantu perkuliahanku 🙂 serta keluarga besar dan teman2 yang sudah mensupport aku sampai sini.

Semoga ilmuku bermanfaat bagi nusa dan bangsa 🙂

xoxo

 

Ayu Nuarida

 

 

Belajar Segmen Pasar

Dari judulnya aja udah malesin dibaca yah? Kewirausahaan banget! Begini aku jabarkan pengalamanku berdagang di 2 segmen pasar yang berbeda, yaitu di Military Corner dan Kriya Batik karena aku rasa ini menarik untuk diulas.

Saat aku masih SMK tidak pernah terbayang akan menjadi seorang BAKUL, jangankan jadi bakul mata pelajaran Kewirausahaan aja pas SMK jeblok parah. Yang lucu lagi yang ngajar kewirausahaan itu bukan seorang wirausahawan tapi seorang guru saja (maafkan aku pak guru yang saya lupa namanya).

Tempat kerja Military Corner

Tempat kerja Military Corner

Hingga akhirnya nasib membawa saya menjadi seorang bakul, berdagang di Military Corner sejak kelas 2 SMK hingga sekarang kalau sudah di total 7 tahun lamanya begini lah segmen pasar Military Corner:

  • Menengah Keatas
  • Laki-Laki

Customer Military Corner adalah seorang hobbies kebanyakan, ya ada yang seorang TNI, personel ataupun yang ngimpi jadi tentara tapi kagak jadi kenyataan :p

Pernah bestieku yang aku training di Military Corner yang berkerja setiap weekend saya di MC bilang

customer MC enak kebanyakan suka langsung mbayar ga banyak rewel

ya Betul kelebihan di customer MC karena pembelinya seorang laki2 dan laki2 itu customer paling enak diladeni menurutku, tidak rewel, banyak nawar dll (tidak semua karena ada juga yang nawar tapi tidak serempong customer perempuan)

Ini berbanding kebalik dengan customer Kriya Batik yang aku lakoni. Walau memang jam terbangku di bidang ini baru 3 bulan tapi aku sudah bisa mengambil kesimpulan, Segmen pasar Kriya Batik adalah:

  • Menengah
  • Wanita (mayoritas tapi pembeli laki2 juga ada walau kecil)

Dukanya di Kriya Batik memang banyak karena ini adalah segmen universal, tidak spesifik seperti Military Corner yang sangat rinci segmennya. Karena berhadapan dengan customer yang mayoritas perempuan aku cukup mengalami hal yang sering terjadi yaitu tawar menawar. Aku bukanlah pemilik jadi soal tawar menawar adalah hal krusial disini salah ngomong aku bisa tombok malahan, berbeda di MC aku bisa memberikan penawaran harga sesuka hatiku toh daganganku sendiri.

Tempat Kerja Kriya Batik Store di Ngasem

Tempat Kerja Kriya Batik Store di Ngasem

 

Jujur segmen pasar Batik itu masih luas lagi sebenarnya,

  • Bawah
  • Menengah
  • Atas

Kenapa bisa aku jabarkan begini? sinih saya deskripsikan

Segment pasar Bawah adalah segmen pasar paling merakyat karena range harga batik disini adalah DI Bawah 100K, biasanya meliputi batik printing. Bahkan ada yang bilang batik Coca Cola karena apa? dicuci luntur semua kayak air coca cola hasilnya XD , Segmen pasar ini sebenarnya cukup empuk dengan banyaknya serbuan batik printing pekalongan yang akan kamu lihat menghiasi etalase toko ataupun lapak pedagang dipasar. Aku menghadapi dan melihat dengan mata kepalaku sendiri betapa larisnya batik ini di pasar Bringharjo.

Segment pasar Menangah adalah segmen pasar tengah2, biasanya dibidang ini orang2nya sudah cukup melek dan tahu batik itu apa dan prosesnya bagaimana, cuma karena budgetnya ga kuat untuk segment atas mereka berada di tengah2. Batik disini biasanya adalah batik cap maupun sudah tulis dengan teknik sederhana. Range harga menurutku di atas 100K sampai 500K lah. Rata2 sih Butik batik range harga 250an sudah dapet atasan blouse cantik cap/tulis. Segmen pasar disini biasanya adalah kalangan pekerja atau orang yang bener2 di bidang fashion

Segment pasar Atas adalah segment kelas jetset yang jujur sudah banget direach menurut saya, apalah saya karena kudu stock batik tulis halusan itu ga murah dan mencekik. Cuma belajar dari kawanku ada yang main disini aku jabarkan yang aku tahu. Biasanya segment ini main bahan materialpun ga main2, media sutrapun di embat. Harga range 500K sampai tidak terhingga segmen pasar ini biasanya adalah kalangan sosialita, ibu muda kaya raya, ibu2 yang berada di LN. Batik segmen ini adalah batik kelas yang teknik pengerjaannya sulit, proses lama, cantingan halusan, modalnya aja sudah banyak tapi jualnya pun bisa suka2. Enaknya segment pasar ini adalah mereka cukup melek batik dan sangat mengapresiasi batik sebagai karya seni sekaligus prestisius jadi kamu mau jual batikmu mahal pun terserah karena mereka akan menghargai batikmu. Pernah suatu hari aku ke ATM di Alfamart aku lihat ibu2 memakai kebaya yang menarik adalah dia memakai batik tulis jaritnya tentu mataku tidak bisa dibohongi, begitu dia keluar aku liat dia mengendarai BMW, ah sudah lah pantesan. Batik segment ini adalah batik yang menonjolkan presitus dan strata sosial segmen empuk sebenarnya kalau kamu sudah punya nama disegment ini panen sudah.

 

Sekian yang saya tulis he2 semoga tidak membosankan dan bisa menjadi bayangan untuk pembaca yang akan terjun dibisnis udahanya, semoga sukses salam sehat selalu

 

XOXO

Ayu Nuarida

 

[Aderida Diary] Jualan Di Pasar Bringharjo

Akhirnya ada waktu senggang dimana saya bisa menulis lagi asikkkk.

Hello Semester 6 dengan segala drama Tugas Akhirnya, momok mengerikan bagi mahasiswa tingkat akhir adalah TA, segala aral melintang terjadi saat melakukan tugas TA. Tapi disaat aku sibuk TA aku tetap memikirkan bagaimana caranya supaya bisa bekerja lagi ikut orang. Ya setelah cukup lama fokus di military corner aku akhirnya mencoba melamar pekerjaan diberbagai tempat terutama kerjaan parttime. Jujur sudah 7 tahun aku berkecimpung di Military Corner dan mencapai dititik jenuhnya, aku butuh suasana baru, pengalaman baru dan link baru. Sempat melamar di bidang Food and Beverage seperti cafe cuma ya belum jodoh, guru les parttime, sampai jaga di tempat fitness aku coba tapi yaitu namanya belum jodoh ya tetep ga nyantol.

Hingga akhirnya suatu hari aku melamar di Kriya Batik, waktu itu mereka membuka lowongan di OLX, tentu kesempatan ini tidak aku lewatkan. Aku memutuskan melamar bagian shop keeper alias mbak2 penjaga. Akhirnya mbak Manda memanggilku untuk wawancara dan psikotes. Tanpa basa basi aku keterima di Kriya Batik dan bisa bekerja segera mungkin, tapi dugaanku meleset aku akan diposisikan di Kriya Batik Ngasem eh rupanya dipasar bringhajo. Pasar yang terkenal itu…. akupun bersemangat untuk mencoba bekerja disana. 2 hari pertama adalah hari tersulit untuk menyesuaikan aku dengan lingkungan kerjaku yang baru. Canggung bertemu lapak ibu2 sebelah yang mulutnya sangat lihai sekali jualan.

Di Kriya Batik los 6 pasar bringharjo ini aku banyak belajar hal, seperti kenal ibu2 rekanan kerja yang sesama penjual batik printing, suasana pasar yang riuh dan tak pernah mati. Mengasikkan batinku, walau lelah mendera, secara pulang dari pasar itu jam setengah 5 setelah itu lanjut ngurusin military corner sampai jam 10 malam. 14 jam dalam sehari aku bekerja!!! normalnya orang bekerja itu 8 sampai 9 jam terbayangkan betapa capeknya ini badan walau senang. Sebelumnya aku memang pernah bekerja ndobel yaitu menjadi partner Intan di Diamond Nail Art cuma karena respon pasar kurang welcome buat aku akhirnya aku diberhentikan. Tapi di diamond Nail art pun aku belajar banyak hal walau capeknya lebih parah karena kemana2 naik motor menerima panggilan, lelahnya lebih banyak dibanding jualan dipasar.

Aku cukup happy dengan kerjaan keduaku walau pandangan orang masih setengah mata memandang pekerjaanku sebagai “bakul” pasar. Cuma semuanya akan terjawab, kerja keras tidak akan membohongi dan banyak hikmah aku ambil ditempat kerjaanku yang baru 🙂

Doakan saja semoga aku sehat terus dan tidak jatuh sakit karena kecapekan 🙂

Btw Kriya Batik adalah salah satu bidang usaha dibidang busana batik kombinasi. Kita fokus menjual berbagai busana batik kombinasi baik batik printing maupun cap. Segmen kriya batik adalah menengah keatas dengan jahitan kualitas butik alusan range harga dari kaos 90rb sampai 195rebuan di blouse ataupun kemeja. Bahan kombinasi Kriya Batik pun tidak sembarangan kita memakai kombinasi bahan batik berkualitas 🙂

Kriya Batik ada 2 di pasar bringharjo los 6 utara pasar dan di jl ngasem. Kalau di pasar bringharjo tempat aku diposisikan lapaknya cuma 2×1 meter 😀

Kriya Batik di Pasar Bringhajo

Finally ilmuku bertambah dibidang batik dan fashion 🙂 ilmuku semoga tidak sia2 dikemudian hari 🙂

Review Softlens Lumiere Mielo

kontak lensa solotica udah enggak enak 😦 gatel2 sebelah 4 bulan pemakaian, akhirnya aku putuskan meminang kontak lensa baru karena yang lama udah tak layak dipakai lagi. Seperti postingan sebelumnya aku bakalan ambil kontak lensa yang “natural” aja akhirnya aku memilih Lumiere Mielo.

Spek kontak lensa lumiere adalah

Base Curve (mm) :8.6 Produksi :Korea Diameter (mm) :14,50 Kadar Air (%) :40 Masa Pakai (max) :6 Bulan Tersedia Ukuran :Normal s/d -10,00

Dibanding solotica yang aku ambil kemarin ini diameternya lebih kecil. Begini lah penampakannya ketika udah sampe :

hasilnya natural banget dan nyatu sama warna kulitku, sering dikira kagak pake softlens karena hasilnya bener2 ga keliatan ada plus dan minusnya sih kalau pake kontak lens natural. Mungkin karena lebih kecil dari solotica makanya kecilan lensanya. Overall sih aku senang tapi kalau buat acara2 yang butuh kontak lensa agak cetar mending pake solotica aja deh. Tapi nyaman sampai hari ini aku pake 🙂

 

xoxo

Aderida

Summer Story

Summer Fling Vol 1

Menurut beberapa artikel aku baca Summer Fling adalah suatu kegiatan relationship baik bisa secara fisik atau tidak dengan lawan jenis dikala musim panas dengan orang baru baik biasanya saat liburan. Summer atau musim panas di Barat sana setiap bulan Juni sama Agustus so di bulan ini adalah Summer buat orang Barat sana kalau buat orang timur kayak kita ga ngaruh namanya aja musim kemarau.

So akan saya mulai kisahku demi kebaikan bersama tokoh akan saya samarkan terutama lawan jenisnya dan beberapa scene akan didramatisir jadi bukan pure kisah berdasar pengalaman.

Agustus 2016

Saat itu adalah musim liburan musim panas, para turis luar negeri banyak yang melakukan travelling ke Jogja. Yup tinggal di Jogja dan segala sudut kotanya memang manis, semanis kisah romansa percintaanku yang selalu saja gagal. Perkenalkan, namaku Ayu yang berarti cantik dalam bahasa jawa, walau entah aku terkadang kesal dengan namaku karena terlalu pasaran coba aja kamu teriak AYU di tengah kerumuman orang pasti akan ada banyak wanita bernama Ayu yang berpaling ke kamu termasuk saya. Saat itu aku berusia 23 tahun, single, kuliah disalah satu institut seni, dan bekerja. Sama seperti wanita yang berusia 20an tahun saya pun berusaha mencari pendamping hidup. Hingga akhirnya aku memakai aplikasi dating site yang sangat terkenal. Di Tinder aku bisa bertemu mau yang jenis cihahua sampai jenis unik dalmantion (emang anjing?). Beberapa laki2 yang sepertinya single aku swipe ke kanan tentu yang import lebih disukai ketimbang lokal. Hingga akhirnya match lah aku pada seorang lelaki single bernama Ian.

Ian adalah seorang Londo alias Belanda, bola matanya biru, dan rambutnya blonde, serta tinggi kurang lebih 190cman kepalaku hanya sampai dadanya saja. Pertemuan aku dan Ian berawal dari saling match kita di aplikasi Tinder. Berawal introduce basa basi hingga akhirnya kita memutuskan bertemu didepan hostelnya. Hostelnya diarea turis luar negeri biasa tinggal. Setelah aku menanti diparkiran hostelnya akhirnya kita memutuskan untuk makan siang bersama. Aku bertanya “mau makan apa? western apa indonesian?” lalu Ian menjawab “aku mau western aja karena beberapa hari kebelakang aku memakan makanan indonesia terus” akhirnya cuss lah kita ke salah satu resto western yang terkenal akan pastanya. Kita berjalan kaki menuju resto tsb, dan seperti biasa tukang becak selalu menjadikan aku sebagai mangsanya kalau udah bareng bule “becak mbak more tradisionil and romantic ” LOL seakan orang berjalan kaki di Jogja itu aneh, beneran deh pasti kamu di tawarin becak atau ojek kalau jalan kaki. Ditempat makan kita berbicara banyak hal disitu lah kenapa aku lebih suka melewatkan waktu makan bersama lawan jenis atau teman dekat karena disaat makan pasti kita akan bercerita banyak hal. Termasuk si Ian ini yang bercerita akan pengalaman travelnya. Tak ada yang istimewa semua berjalan mulus dan makan siang dengan konsep garden ini selalu mengingatkan aku akan sosok Ian. Selesai makan siang aku memutuskan mengajak Ian ke coffe shop dekat kita makan, disitu Ian diajari cara menyeduh kopi secara manual. Katanya diBelanda dia ga menemukan coffeeshop dengan konsep ini, sang barista bisa berbicara bahasa inggris yang memudahkan aku tidak perlu translate ke Ian hahahaha makasih mas. Kesanku dengan Ian tidaklah berbeda dengan bule2 lainnya terutama Belanda. Bahasa Inggrisnya pasti jelas lancar, dan tinggi bo~ entahlah cowok tinggi selalu memincut hatiku. Chemistery belum dapet disini tapi akhirnya kita memutuskan berpisah setelah meminum kopi bersama. Tapi kita janjian lagi untuk bertemu malam sehabis aku pulang kerja. Aku berjanji padanya akan menjemputnya dan mengantar dia ke angkringan.

Malam hari saat itu terasa dingin dan basah karena sehabis hujan. Akhirnya aku bertemu Ian lagi diparkiran hostelnya, seperti biasa aku selalu mengendarai motor dan mereka selalu membonceng duduk manis dibelakang. Orang2 selalu memberi perhatian lebih kalau aku memboncengkan bule uuuhhhhh. Sesampainya di Angkringan KR Ian tampak tidak nyaman berduduk menyila, kasian banget ni bule batinku. Orang2 melihat ke aku karena aku bersama Ian dan Ian tanpak penasaran kenapa?? dia bertanya. Aku jawab sterotype orang lokal jalan sama bule emang begini. Maklum Ian itu baru kali pertama ke Asia jadi dia masih polos,,,asikkkk hahahaa belum kegantengan. Biasa para Bule selalu merasa kegantengan kalau udah tahu Indonesia dan kenal bule Hunter. Omg mereka lalu akan nempol wanita Indo 1 dan dua terus tiga ikhhh ini bukan tipe lelaki yang gw demen!. Malam semakin larut dan akhirnya aku putuskan mengajak Ian berjalan-jalan. Kaki Ian panjang dan kayaknya ga diciptakan untuk duduk bersila kasian dia hahaha, next time aku kudu ajak dia makan ditempat makan yang ada kursinya aja jangan dipenyetan atau angkringan lesehan :). Akhirnya aku berjalan bersamanya dimalam hari di trotoar Jl Mangkubumi sampai jembatan Gondolayu. Di sepanjang perjalanan ketemu sama customer gw di Mangkubumi, mampus batinku. Aku kaget dipanggil dia karena cmmon ini bukan waktu kerja udah larut malam dan aku sama bule udah deh customerku nyengir kuda sial. Sesampai jembatan Gondolayu akhirnya aku putuskan balik lagi, and yea kali ini Ian menanyakan aku untuk boleh enggak menggandeng tangannya. Pipiku merah merekah malu, chemistery kita dapet disini, akhirnya ia gengam tanganku berjalan bersama. Tangannya sangat besar omg dan aku menyadari tanganku ini sangatlah kecil buat dia, berasa jalan sama raksasa dengan si Ian. Perbedaan kita ini membuat aku tersenyum, si Ian masih grogi menanyakan apakah ga apa2 ia menggandeng tanganku, aku jawab kamu tak perlu khawatir kamu tidak menyakiti (adanya malah seneng girang). Waktu berjalan sangat cepat ketika aku menikmati romansa ini ugh sebal. Akhirnya kita berhenti di bangku tempat duduk Jl Mangkubumi belakang hotel. Ian bercerita bahwa beberapa bahasa indonesia itu sepertinya serapan bahasa Belanda seperti contohnya :handuk. Inilah yang bikin aku senang jalan sama bule karena aku belajar banyak dari mereka dan perbedaan budaya ini sweet kadang gegar budaya yang dialami lawanku itu manis dan aku selalu lebih senang turis karena mereka biasanya masih bener2 amatiran kagak tau soal indo masih polos dan ga kegantengan banding ekspat. Menjadi seseorang yang pertama baginya selalu membuat aku berkesan, termasuk dengan Ian ini. Katanya aku adalah wanita asian asli yang ngedate sama dia, selama ini dia belum pernah jalan sama cewek asian. Dan Ian berkata ini bukan something yang dia banget untuk ngelakuin ini. OMG sweet aku kelelep sama omongan Ian (cewek mana yang ga tersipu coba). Akhirnya kita otw balik tapi Ian meminta aku mengijinkan dia belajar mengendarai scooter. Karena dia keliatan kepo banget akhirnya Ian aku persilahkan mengendarai dan aku membonceng. Sumpeee aku berdebar ngeliat dia mengendarai motor scooterku, kaku banget! untung ini jam 12 malam jadi jalanan sepi dan si Ian kaku banget mengedarai motorku aku sampai bilang, hati2 ini motor GW haahahahah!. Sampailah di depan hostel Ian menginap, rasanya berat banget ugh…….akhirnya saat aku masih duduk di scooterku dan memakai helm Ian bertanya “a kiss maybe?” dan seketika aku membeku, Ian menunduk dan menciumku…..Aku yang desperate romance ini hanya bisa menikmati moment ini batinku please jangan berakhir malam ini. Tatap matanya saat itu tidak bisa aku lupakan ini terlalu manis untuk di ungkapkan.

Besok malamnya akhirnya aku bertemu Ian lagi, aku ajak dia ke Angkringan tapi yang konsepnya kayak warung malam tapi ada tempat bangku duduknya jadi Ian bisa nyaman duduk dikursi bukan lesehan. Ian memutuskan makan sedangkan aku tidak dia mengambil sayur dan bakmi beserta tempe (Indonesia banget batinku). Ian bertanya tempat makan ini namanya “warunk?” iya aku jawab. Aku puas2kan ngobrol sama Ian malam ini dengan tatapan matanya selalu bikin lumer ugh. Cuma ada ketidak cocokan disini ketika aku menanyakan soal motivasi dan ambisinya kedepan, Ian tampak flat2 saja dan tidak terlihat tertarik akan melanjutkan hubungan dengan aku. Yah summer Fling deh ini namanya aku merenung. Malam masih panjang dan aku antar dia ke Alun2 selatan karena aku udah kehabisan ide mau kemana. Ian aku kenalkan dengan permainan Masangin. Masangin adalah permainan melewati tengah pohon beringin dialun2 selatan bila bisa jalan melewati pohon beringin pas di tengah2 saat menutupkan mata maka permintaannya akan terkabul. Tentu bagi Ian seorang bule hal ini sungguh lucu tapi Ia cukup menikmati permainan ini. Pertama2 Ian gagal melewati tengah2 pohon beringin, setelah beberapa kali mencoba akhirnya dia berhasil dan gantian aku bermain sebaliknya. Ian sangat menikmati sekali katanya ini games murah gratis dan asik, ahhhh~ Ian. Kali ini adalah malam terakhir, besok Ian akan melanjutkan travelnya ke Solo. Sediiihh banget tapi aku tidak bisa menahan Ian. Sesampai depan hostelnya yang sudah ganti tempat……disalah 1 dalam beteng pokoknya. Aku harus berat melepas Ian, tak lupa kecupan bibirnya mendarat lagi dibibirku saat orang2 ga ada (sepi karena udah jam 12 malem dan agak gelap) aku bilang No kissing in public! inget ini di Indonesia bukan di Eropa! ga bisa sembarangan ngeloyor asal cium!. Tapi karena sepi ah nevermind.

Jarak aku dan Ian sudah berkilo2 meter, aku sadari dia sudah di Solo. Tapi betapa mengagetkannya ketika jarak aku dan Ian mendekat lagi di Tinder cuma 6km bo~ Dia balik ke jogja!!! tapi kenapa!!! Ian aku tanyai tidak juga menjawab. Hingga akhirnya dia jawab pagi2 besoknya T_T katanya passport dan tiket beserta dokumen pentingnya ketinggalan di hotel, gebleeekkk….entah ini tanda dia harus kembali padaku atau entahlah. Diputuskanlah bertemu lagi setelah kemarin udah kebanyakan drama pas perpisahan huaaaa……dia minta dianter makan oke aku ajak dia makan chinese food. Dia polos nanya eh ini es batu dibuatnya dari apa sih? omg gimana aku menjelaskannya??? akhirnya gw jujur bilang kalau stau gw airnya bening pasti air mateng kalau putih buthek mentah cuma u ga sakit perut kan selama ini makan dan minum di indo dia geleng2 yaudah ga usah mikir es batu airnya dari apa hahahahaha. Ian memuji penampilanku yang stylish dan matching warna tas dan bajuku aku jawab lha aku ini anak fashion masak penampilanku biasa2 aja :). Ian memiliki waktu singkat saat ini karena sore dia minta diantar balik ke Hotel karena sudah pesan bus buat ke karimun jawa :(. Perpisahan lagi gw benciiii….. Dalam waktu yang singkat aku mengantar ian Pijat karena dia pengen pijet relaksasi hahahaha…..akhirnya kita pijet dulu eh balik2 pijet hujaannn booo padahal aku masih mau nganter dia ke Mirota batik soalnya dia mau beli baju batik katanya. Hujan2 aku trabas sama Ian dan ian bilang rasanya kayak mau lahir kembaliiii ahahahahaha aku ketawa dengernya. Begitu udah basah2 sampe mirota Batik aku nemenin dia belanja dia nanya ke aku ga apa2 kan nemenin gw belanja gw jawab ga apa biasa aja kelessss……milih2 dan milih2 akhirnya dia memutuskan kemeja biru batik printing, terus nanya kamu ga belanja yu??? aku ga mau lagi ga mood belanja. Begitu keluar dari Mirota batik hujan enehhh cuma deres aku akhirnya mengajak Ian ke Oyot Godhong aja di lantai 3 Mirota Batik. Waktu berjalan sangat cepat ku gandeng tangan Ian, Please jangan berlalu cepat waktu ini batinku. Aku merasakan kehangatan kegika bergandengan dengannya sekalian tatapan tajam mata orang2 asing yang terlihat entah kepo ngejudge entah lah atau envy. Sesampainya di Oyot Godong kita memesan minum saja karena masih kenyang, aku berbicara banyak pada Ian lagi, kita tidak bosan2 pokoknya melewati waktu bersama. Kali ini aku bukan berarti berjanji tapi berharap pada Ian untuk tidak lost contact bila sudah berpisah denganku, dan ia berjanji begitu. Kalau suatu hari nanti gw ke belanda kita janjian buat bertemu lagi, dan Ian tampak mulai serius bertanya “kapan kamu bisa ke Belanda?” OMG aku ga bisa jawab kepastiannya huaaa 😦 ke Belanda itu ga gampang 😦 aku hanya bisa menjawab “setelah aku lulus semoga saja ada kesempatan:(” Aku bertanya pada Ian kenapa ia tertarik padaku pertanyaan menarik katanya “karena gw nyaman sama kamu” jawaban singkat yang sudah cukup menjawab semuanya. Hujan sudah reda waktu sudah menandakan jam 3 yang berarti aku harus mengantar Ian ke Hostelnya yang ga jauh dari Mirota Batik. Rasanya berat banget 😦 oh Summer Fling kenapa rasanya begitu sangat singkat aku mulai terbawa perasaan walau aku tahu ini hanyalah Summer Fling tapi rasanya nyesek tapi ini buat pelajaran just enjoy ur time jangan terbawa perasaan karena kamu tahu Summer Fling itu berakhir secepat aku mengedipkan mata. Di Lift Ian mencuri2 moment dengan menciumku ini kecupan terakhir 😦 entah kita bisa ketemu lagi apa kagak 😦 huaaaaa. Sesampainya didepan Hostel dia menginap kulihat tatapan Ian lagi, akhhhhhhh aku jatuh kepelukannya walau saat itu didepan public gue ga peduli aku ga peduliii…..saat itu kulihat Ian berusaha menciumku lagi tapi aku menghindar dengan menundukkan kepala hingga akhirnya ciumannya mendarat ke dahi lebar gw. “No kissing in public right?” tanya Ian aku jawab dengan anggukan karena ini di deket per4an coy dan siang bolong bahkan ada tukang becak ngeliatin adengan drama kita :(.

Kisahku berakhir disini dengan Ian, selepas dia dari Jogja kita jarang keep in touch apalagi nanya kabar gw dan berakhir seperti yang sudah2 hanyalah teman di facebook :(. Pernah dia Inget ma gw itu pas mau tahun baru dia bilang the best moment ever 2016 walau gw yakin itu GOMBAL. Sudahlah ini memberi gw pelajaran bahwa besok2 kalau tahu hanya casual relationship pasti akan berakhir setelah liburan dia berakhir dan ingat kamu hanya menemani dia selama beberapa hari ini semua seperti mimpi.

Kepada calon Maba ISI D3 Batik Fashion

kepada calon adik kelas angkatan D3 Batik dan Fashion mendatang ataupun jurusan lain….begini..
-Saya tidak akan menjawab secara detail kalau yang nanya2 bagaimana cara pendaftaran Maba untuk jurusan d3 Batik dan Fashion karena tiap tahun testnya bisa berbeda (sudah saya tulis di blog juga) tapi pengalamanku ga bisa jadi acuan akurat 100% kalau kepo bisa baca blog saya dan tolong stalking blog saya secara2 SUNGGUH2 DAN MEMBACANYA SECARA DETAIL BESERTA CARI TAHU ARSIP SAYA YANG MEMBAHAS PERKULIAHAN SAYA sebelum berusaha menghubungi saya
tapi saya akan menjawab pertanyaan menarik yang belum ada di blog saya akan aku respon but kalau soal “SUSAH GA KAK?” “TESTNYA NGAPAIN AJA KAK” “CARA DAFTAR DI ISI GIMANA KAK” ga akan saya respon lagi
dan untuk jurusan lain bukannya saya ga mau berbagi info cuma cukup merepotkan ketika aku harus bertanya ke jurusan lain test pendaftaran di ISI bagaimana misalnya kriya murni,seni rekam dll
jurusan di ISI itu banyak dan aku menyadari ga semuanya aku kenal, saya memang model mahasiswi KUPU2 alias KUliah PUlang jadi ga semua kawan jurusan lain aku kenal ketika aku harus bertanya ke mahasiswa jurusan lain itu melibatkan orang banyak dan cukup merepotkan
saya juga memiliki kesibukan seperti bekerja, nggarap TA, sosial dll jadi harap pengertiannya
KAK TOLONG ADD SAYA DI BBM, FACEBOOK, WA DLL
Begini saya tidak berbagi akun facebook saya kepada orang2 asing, saya hanya berteman dilingkup cukup sempit kalau facebook karena konten yang saya bagi itu bersifat pribadi jadi saya tidak akan add anda di facebook
kak add saya di BBM maaf BBM pelan2 mulai saya tinggalkan karena banyak SPAM dan BBM untuk saat ini hanya untuk bisnis dan rekanan dekat saya saya lebih prefer hub saya via WA tapi itupun kalau mendesak
saya sudah menuliskan untuk mengontak saya via BLOG, EMAIL, sosmed hanya Instagram dan twitter jadi its my rule
KAK SAYA JURUSAN LAIN MAU KERJA SAMA DENGAN ANAK JURUSAN MISAL TARI UNTUK KOLABORASI, dengan senang hati saya akan berusaha membantu ada kenal anak jurusan lain terutama untuk perkembangan seni di Indonesia tapi tidak jadi prioritas bagi saya yah sebisa saya membantu dan carikan kenalan jurusan lain karena sudah saya jabarkan di atas saya itu mahasiswi KUPU2
Niatan saya sebenarnya untuk sharing diblog dan kehidupan saya itu baik tapi saya ga menyangka rupanya sharing juga memiliki efek samping seperti ini
Ah mbak Ayuk sombong, silahkan anggap saya begitu tapi ingat anda jangan egois, saya pun berhak menentukan rule diblog saya silahkan tunduk pada rule saya diblog kalau tidak suka silahkan cari tahu lewat orang lain yang mau direpotin~
Ah mba Ayu belagu, fine nyatanya ada beberapa adik angkatan yang kini berhasil masuk di D3 Batik dan Fashion setelah membaca blog saya nyatanya.
ini highlight blog yang membahas perkuliahan saya tolong di baca sebelum bertanya pada saya karena saya sudah cukup lengkap menulis rasanya sia2 saya menulis kalau kalian ga baca

Ayu Concern After Graduate

Yah kali ini pemikiran mau bagaimana jadi apa setelah lulus D3 Batik Fashion yang saya enyam selama 3 tahun menjadi pemikiran saya dan membuat aku cukup galau. Dulu saat mau mendaftar di D3 Batik dan Fashion ISI aku hanya berfikir yang penting sekolah! toh lulusan D3 juga tidak jelek aku emang niat fokus mau berdagang aja setelah lulus. Tapi setelah waktu berjalan keinginan melanjutkan sekolah hingga jenjang yang tinggi sukur-sukur di luar negeri muncul dan disini perkaranya muncul. Lulus D3 Batik dan Fashion ISI kalau mau lanjut S1 kriya textile nya isi dengan kurikulum baru sekarang lama transfernya 3 tahun!!! bayangkan…3 tahun! jadi total 6 tahun hanya untuk merampungkan study tingkat strata 1 di ISI. Ini memundurkan semangatku untuk melanjutkan hingga S1, bisa aku bayangkan waktu energi tenaga dan uang yang akan dihabiskan bila sampai S1 disini apalagi jarak kampus dan rumah itu tidak dekat 12KM saya ngelaju pulang pergi yang berdampak mudahnya saya jatuh sakit.

Terfikir untukku ga usah lanjut S1 disini tapi langsung Out daftar sekolah diluar negeri mulai dari NOL lagi dengan daftar undergraduate selevel S1, kubuang saja diploma ku karena tidak banyak membantu. Tapi setelah ada pembicaraan dengan salah 1 universitas di Inggris yang memberi aku masukan transfer kredit semester saja setidaknya aku bisa masuk di semester 2 kalau pakai diplomaku. Ini memberikan angin segar tapi aku tidak banyak berharap disini. Selain concern jenjang pendidikan terakhirku disini adalah tentu soal biaya  ke luar negeri. Siapa sih yang ga ingin lanjut sekolah sampai luar negeri? semua mahasiswa kalau ditanyain pasti mau semua. Tapi apalah daya, finansial yang lagi2 bicara. Dengan mendengar ocehan menghabiskan sekitar berapa poundsterling atau euro sudah bikin kamu merem dengernya. Biaya sekolah di luar negeri itu sampai RATUSAN JUTA.  Bahkan kalau pakai cara extreme jual tanah sekalipun kamu cuma cukup buat survive 1 tahun mungkin. Ayu menghela napas berusaha positif thingking bahwa kalau ada semangat pasti ada jalan walaupun soal uang sekalipun. Ku dengar beberapa kisah ada yang sampai keluarganya menggadaikan sertifikat tanahnya demi anaknya supaya bisa terbang mengejar mimpinya sampai negeri orang, Tapi apakah ini akan terjadi padaku? sepertinya opsi gila ini tidak akan di restui keluarga besarku. Adanya gw di tampol 1 keluarga besar karena pilihan gila ini.

Di sela kesibukanku mempersiapkan Tugas Akhirku yaitu membuat 8 busana koktail dengan batik buah naga, aku mulai berfikir keras rencana dalam waktu dekat setelah lulus. Mungkin aku akan terpaksa daftar kerja ikut orang, satu aku ingin belajar lagi dari usaha orang, 2 aku emang suka sibuk, 3 uang opsi terakhirnya. Kalau uang sudah kekumpul lagi utang terbayar baru aku ambil kursus kelas bahasa Perancis dan bahasa Spanyol. Menurutku ke 2 bahasa pengantar ini akan sangat membantu aku untuk Go internasional dimasa depan. Jujur sebenarnya aku ingin tetap melanjutkan sekolah fashion tapi bukan design, lebih ke fashion management saja karena aku sadari aku lebih bakat di management banding nguli menjadi seorang artist. Aku lebih cocok jadi leader yang mengatur2 banyak hal, yes lebih cocok jadi dalang banding lakon.  Nah kalau bahasa penutur lainnya selain bahasa inggris udah aku pelajari setidaknya sampai level dasar baru aku pendalaman IELTS dan ujian IELTS kalau sudah mau mendaftar beasiswa dalam waktu dekat. Tentu ini semua membutuhkan biaya tidak setikit, berjuta2 itu jelas dan penting waktunya 1 tahun kayaknya ga bakalan cukup.

Mana aja incaran kampus ayu? jujur sekarang aku tertarik IFA Paris, tentu kalau mau ngejar fashion ya ke kiblatnya langsung dong di Prancis. Tapi aku ga ngotot banget harus di Prancis setidaknya di Luar negeri saja sudah bagus yang masih dibidang fashion. Nordic pun punya beberapa kampus yang memiliki jurusan fashion. Cuma concernku adalah begini kalau aku mau lanjut sekolah difashion, jujur saja sekolah fashion itu bukan sekolah murah ini agak mengecilkan tekatku untuk lanjut kesana. Biaya praktek bikin busana itu tidaklah murah di Indonesia aja nangis sekali bikin paragaan busana habis jutaan apalagi di LN yang materialnya lebih mahal. Makanya aku masih berfikir2 antara banting stir saja ke Fashion Management saja atau bener2 balik arah ganti jurusan lain yang lebih murah dan menjual plus terpaksa mengubur mimpi2ku difashion. Soal karier apa sih impian ayu? jujur kerja di H&M adalah impianku, disebuah brand ternama tentu sebuah kebanggan.

So saat ini aku hanya  bisa ngobok2 pameran pendidikan setiap ada sambil mengumpulkan super power siapa tahu rencana saya di ACC sama Tuhan 🙂

Berambisi dan bercita2 itu bolehkan? walau terdengar muluk2 inilah impian Ayu, selagi masih muda ada kesempatan kedepannya kenapa aku harus membuang masa mudaku sia2?

 

Tips Selama Travel dan Biaya Pengeluaran Kuala Lumpur – Phuket – Phiphi

Ada beberapa teman kepo yang menanyakan berapa biaya yang aku keluarkan selama 7 hari di Thailand dan Kuala Lumpur. Reaksinya banyak yang lebih pada kaget dari pada biasa2 saja. Itungan kasar 4 juta all in sampai ke 2 negara itu memang sangat2 murah. Tapi ingat saya ini backpacker style, pemburu hotel diskonan di traveloka, pemburu tiket promo Air Asia, travellingnya juga rame2 jadi urunan sharing room lebih murah dan makan di sana tidak mewah2 apalagi membeli banyak oleh2. Membeli oleh2 juga salah satu pengeluaran terbanyak bila kamu membeli oleh2 untuk 2 RT dan 2 RW, tapi aku berusaha menanamkan mindset ke orang2 sekitar saya bahwa saya itu ga membawa oleh2. Kalau membawa pun akan membawa jajanan pasar lokal dan snack untuk gantungan kunci saya ga akan beli baju pun aku hanya akan membeli ke keluarga inti seperti kakak,ayah dan partner kerja saya. Disatu sisi oleh2 itu bikin ribet, kita niatnya seneng2 di negeri orang kok malah mikirin oleh2 sampe lupa inti kita plesir itu apa, effort untuk mencari oleh2 itu tidak sedikit, energi waktu dan tenaga kamu kerahkan untuk cari oleh2 mending kalau yang kamu kasih itu tau terima kasih eh rupanya di kasih oleh2 malah jawabannya “kok beli ini?” kan kampretos sekali kan?.

Total pengeluaran termasuk tiket kurang lebih 4 jutaan itu masih sisa dikit lah~.

Keterangan yang lupa aku masukkan adalah biaya naik monorail LRT di KL itu kisaran 5 RM tergantung jaraknya kalau paling jauh ya sekitar 5RM sampai 6RM. Aku tidak bisa menuliskan detail pengeluaran secara inti karena aku sampai tanggal 26 Feb mulai muak nulis pengeluaran dengan itungan sen dan malah jadi pikiran dikepala akhirnya tidak bisa tidur nyenyak karena sebelum tidur sibuk mengingat2 duit yang aku keluarin. Oh iya untuk itungan range biaya hidup dan makan di KL dan Thailand itu ga beda jauh dengan Jakarta dan Bali menurutku. Tapi jangan pernah konversikan ke biaya akomodasi Jogja adanya sakit ati kalau ngitung2 sekali makan kok habis 35K adanya entar kamu malah pusing dan gak makan.

Rate aku menukarkan uang saat itu adalah 1 THB = 390 dan 1 RM= 3100 nilai mata uang bisa berubah sewaktu2 jadi berdoa aja kalau pas mau berangkat nilai mata uang lagi bagus atau sukur2 bawa uang saku dollar USD yang banyak jadi ga usah prihatin di negeri orang seperti saya lebih enak bawa dollar dimana2 diterima ha2~.

pengeluaran-travel

pengeluaran-travel

Yang aku tulis hanyalah rincian pokoknya, beli oleh2, jajan dll ga aku tulis.

Tips ala Ayu kalau mau backpacker Travel:

Namanya Backpacker travel itu ya bawanya tas carier alias tas punggung kalau bawa koper bukan backpacker lagi hahaha~. Pakailah tas carrier yang nyaman, investasi tas punggung carrier itu ga akan pernah salah. Mulai kerasa pentingnya tas carrier itu ketika kamu harus kemana2 dengan bobot tas yang diatas 7 KG mulai sakit tuh bahu kalau pake tas carrier yang tidak sesuai kebutuhanmu.

pengeluaran-travel

tas carrier teman sejatiku

Kalau traveller kere pasti pakai maskapai penerbangannya LCC seperti Air Asia, resiko pakai LCC pas promo adalah GA DAPET BAGASI BAWAH  itu jelas! mana bisa Air Asia untung kalau udah ngasih promo dikasih bagasi bawah lagi, bisa bangkrut mereka. Mereka akan memberikan jatah kabin 7kg saja! jadi bagi anda wanita rempong yang bajunya kudu ganti2 tiap foto siap2 gigit jari. Karena soal 7KG itu juga sempat bikin kepala saya sakit, tapi akhirnya aku siasati dengan: memakai celana panjang jeans langsung, jaket dipakai langsung celana jeans pendek cuma 1, bawa 2 dress ringan bahan shantung dan ciffon,kaos ringan 2 pcs, baju dalam dan bikini hanya beberapa potong. Bagai mana dengan baju terbatas bisa survive sampai 1 minggu? aku biasanya nyuci di hotel, aku jemur di kamar mandi atau dimeja atau di jendela, atau dijemuran handuk, walau ga bisa sepenuhnya kering cuma anyep2 dingin gitu tapi lebih baik begitu dari pada pake baju kotor, kenyamanan adalah nomer 2 kalau sudah backpacker, jarang mandi sudah biasa toh lagian bakalan sering jalan kaki dan kepanasan baju cepet kering atau basah kuyup karena keringat hahaha~.

Mau agak ngecheat dan risky? kalian web check in dan print boarding pass sendiri (hanya berlaku untuk Air Asia aku ga tau maskapai lain), jadi kalian tinggal masuk imigrasi aja ga perlu check in dan ditimbang ulang, tapi ingat ini berisiko kalian bisa ngecheat sampai 10kg tapi kalau lagi sial, pas di terminal mau naik pesawat pihak Air Asia akan meminta menimbang tasmu. Kalau ketahuan resikonya kamu harus meninggalkan berat bawaanmu. Yes di tinggal dan ga bisa membeli bagasi bawah lagi.

Mau ga susah? ya ga usah pake LCC alias Low Cost Carrier alias penerbangan murah. Pake aja penerbangan yang mahal dengan bagasi yang gede jadi u ga perlu pusing2 soal packing. Ah~ aku jadi kangen naik Etihad.

Pakailah sepatu yang nyaman! dinegeri orang kamu akan lebih banyak jalan kakinya banding naik angkutan umumnya, ga kayak di Indonesia u jalan 5 meter aja terima naik motor, inget bung u itu di negeri orang! Aku sih merekomendasikan setidaknya siap tempur pakai sepatu kets atau running (karena ringan) dan serep sandal jepit untuk sewaktu2 medan hujan, basah atau gak jauh2 jalannya.

Super ngere uang sudah terbatas dan ga bisa makan sebelum berangkat atau saat sudah di bandara? saat penerbangan siang atau pagi biasanya kita akan pass waktu makan. Supaya tetep bisa makan aku sarankan beli mie instant kemasan cup semacam POP Mie di sevel, lalu seduh mie itu ketika sudah sampai terminal ketika menunggu pesawat parkir. Di bandara Internasional biasanya mereka akan menyediakan air tab water, air dingin dan air panas. Ngere hore naik air asia pasti ga akan dapet snack, minum atau makan dalam pesawat nah mending u bawa sekalian botol kosong ngisi penuh2 ketika sudah sampai terminal lumayan di pesawat kalau haus bisa minum air dari bandara ini. Tapi kalau kamu ga naik LCC dan naiknya Airbus buat penerbangan jauh sih ga perlu khawatir soal makan kamu ga akan kelaparan dalam pesawat karena bakalan di full servis sama pramugari. Remember buat yang masih amatiran belum pernah naik pesawat! JANGAN MEMBAWA BOTOL BERISI AIR ATAUPUN MINUMAN SAAT MASUK IMIGRASI jelas bakalan suruh dibuang! JANGAN MEMBAWA SAJAM tau barang aneh2 ataupun aerosol. kalau bawa cairan atau cream max kudu dalam wadah 100ml. Ngotot mau bawa cairan dan cream diatas 100ml? mending u masukin bagasi bawah kalau u punya bagasi bawah.  Mau bawa oleh2 olahan daging dan buah segar? BIG NO mending kalau u ga mau urusan sama custom mending ga usah bawa itu….gw belum pernah urusan declare sama custom cuma dah males dengernya juga kalau urusan kudu di karantina dll capek2 bawa rupanya ga boleh masuk kan sia2 banget kan?.

Terkadang pihak custom dan imigrasi itu males menscan tasmu ketika keluar dari bandara itupun kalau u lagi beruntung. Pokoknya urusan sama imigrasi dan custom itu lebih seram dari pada urusan sama polisi, gw males jadi mending selama ini ga macem2 dan ngikut regulasi aja kalau mau terbang.

Urusan makan kalau mau hemat selama di KL itu makan makanan resto India aja bisa di bawah 15RM untuk makan dan minum atau makan di PKL.

Kalau mensiasati makan di Phuket u makan makanan microwave di Seven Eleven aja sekali atau 2x sehari sisanya baru deh makan diresto lokal. Pola makanmu ga rewel? mending makan roti sama susu aja di sevel terus makan beratnya di sevel 1x sisanya baru makan diresto lokal.

Kalau aku menghindari kebocoran pengeluaran biasanya aku udah menukarkan uang disini (kalau uangnya disini ada) dengan budget yang pas sesuai kira2 dan aku mindset untuk jangan lebih dari itu kecuali sangat kepepet baru keluar kartu saktinya (kartu kredit),  ini sudah terbukti buat aku ga bocor di pengeluaran kecuali kamu ke negara yang emang uangnya ga ada di money changer indonesia terpaksa u tuker uang  ke USD dulu baru deh di bandara tujuan kamu tuker ke mata uang setempat.

Untuk rate harga di Thailand lebih baik kamu reservasi jauh2 hari dan menawar silat dulu dengan orang thailand kalau u rame2 gerudukan biasanya mereka akan ngasih diskon kok banding bayar on the spot biasanya harganya lebih mahal seperti sewa van, boat tour dll.

Buat yang mau tanya2 agency yang aku pake apa selama di Phuket, maaf saya tidak bisa banyak membantu karena aku juga cuma peserta dari kelompokku. Soal tiket urunan hotel dll sudah di atur temanku. Aku hanya membantu bayangan pengeluaran saja soal detail bisa cek blog sebelah yang lebih niat nulis guidenya siapa agency yang mereka pakai siapa dll.

So apakah kamu sudah siap untuk packing?

Sekian dongeng dan cerita saya soal travel kali ini, semoga saya dikasih kesehatan dan rejeki lebih supaya bisa travel lagi dan mendongeng lebih indah lagi~

Keep Awesome, Work Hard, Play Hard.

My Backpacker Travel Experience Kuala Lumpur, Phuket dan Phiphi Island Part V

Day 6 Kuala Lumpur Part 2  27 February 2017

Di terminal aku lagi-lagi duduk terpisah dengan teman2ku. Beberapa seat penuh dan aku memutuskan duduk sendirian menjauh dari teman2. Ku buka tas carrierku dan aku mau menyeduh Mie instant kemasan karena belum sarapan, tiba2 dari belakang ada seorang bapak2 paruh baya asia menawarkan kemasan makanan sterofoam, beliau ibarat malaikat yang tahu keprihatinanku, tentu tawarannya tidak aku tolak aku hargai niat baiknya memberikan aku sarapan pagi ini. Di dalam kotak sterofoam aku berharap isinya nasi atau mie tapi sirna sudah ketika aku lihat isinya adalah sandwich roti tawar, pisang dan telur rebus LOL mindset kepalaku adalah aku masih di Indonesia membayangkan kelezatan makanan Indonesia.

sarapan dari seorang stranger

sarapan dari seorang stranger

suasana terminal bandara Phuket

suasana terminal bandara Phuket

Setiap gw di bandara selalu memoto strip linenya

Setiap gw di bandara selalu memoto strip linenya

tas carrier multicam kesayanganku

tas carrier multicam kesayanganku

Aku sempat liat2 toko di dekat terminal, banyak oleh2 cokelat ditawarkan tapi mataku tertuju pada cokelat Karl Fazer. Mataku tak berhenti menatap cokelat yang berasal dari Finlandia itu, negeri impianku selama ini. Teringat aku akan Om yang memperkenalkan merk cokelat ini padaku, saat perjalanan beliau di bandara Changi dia pamer cokelat Karl Fazer ini melalui pesan WA, “the best chocolate” katanya. Tentu si Om yang adalah seorang warga negara Finlandia akan mengelu2kan produk buatan Finlandia itu sendiri. Aku yang saat itu mupeng segera riset di google mana yang menjual cokelat Karl Fazer itu, rupanya di Indonesia ga ada yang jual, kecewa saya. Si Om pun menjanjikan akan mengirimi aku cokelat Karl Fazer kalau sudah Finlandia sayang itu hanyalah tinggal janji pas dia balik dia ga ngirimin, aku mau nagihpun udah ga enak. Harga cokelat Karl Fazer dibandara ini seharga 330 Baht sedangkan uangku tinggal 250 baht, aku cuma bisa gigit jari dan berharap akan menemukan cokelat Karl Fazer saat di Bandara Malaysia, kalau seandainya uang ringgitku ga cukup aku akan nekat gesek kartu kredit gunamku.

Penerbangan kembali ke Kuala Lumpur dari Phuket International Air Port terasa lebih cepat dibandingkan saat berangkat. Aku benar-benar lelah dan hanya tidur sepanjang penerbanganku ke KL. Tumben formasi pulang kita tidak mencar2 kali ini gw bisa duduk sebaris dengan teman2 kelompokku. Tampak aku dan kawan2ku seragaman, kita semua tertidur karena kelelahan.

Sesampainya di KL kita makan siang di Quizinn seperti biasa, kelaparanku akan masakan indonesia terbayar dengan makan nasi prasmanan seperti nasi sayur lauk tempe dan lele akhirnya gw makan masakan indonesia walau dinegeri Malaysia.

Kita menginap lagi di Hotel Mandarin Pacific, karena aku sudah apal medan aku memutuskan untuk memiliki rencana sendiri pergi ke IKEA. Tau IKEA? itu lo toko furniture berasal dari Swedia. Di Indonesia cuma ada di Mall Alam Sutera Tangerang jaraknya 500km dari Jogja. Dulu gw pengen banget ke IKEA Mall Alam Sutera cuma karena jauh aku belum sempat kesana eh malah sekarang gw dikasih kesempatan ke IKEA di KL yang jaraknya 2000Km dari Jogja. Aku ingin menikmati swedish meatball yang terkenal itu dan di jual di IKEA. Rupanya di KL ada tuh IKEA yang terdekat dari Puduraya tempat aku menginap itu cuma 3km. Tentu kesempatan ini tidak akan aku sia2kan dan aku memutuskan nekat berangkat sendiri naik Monorail. Karena di KL aku tidak memiliki simcard Malaysia akhirnya aku memberanikan diri pergi ke stasiun Cheras karena asumsiku karena ini IKEA Cheras pasti ya dekat dari stasiun Cheras. Sesampainya di stasiun Cheras rupanya IKEA itu masih jauuuhh banget aku tanya warga lokal pada emoh nunjukkin arah ke IKEA Cheras. Mereka terlalu malas dan menjawab itu jauh! mending naik Taksi aja! batinku kalau aku itu pemalas aku lebih memilih naik UBER aja 7 ringgit duduk manis dimobil bisa sampai ke IKEA Cheras cuma ga greget! gw pengen yang lebih menantang dengan naik monorail toh di Indonesia beginian ga ada makanya aku jalani. Karena gw kesal dengan jawaban orang2 malaysia yang bilang jauh akhirnya aku memaksa orang india yang jaga di counter stasiun LRT Puduraya  (setelah balik dari stasiun Cheras). Dia bilang kesana lurus blah2. Gw ikutin direksi orang India tadi tapi kok ga nemu2 ya, nanya satpam hotel juga ga nemu hingga akhirnya nanya ke bapak2 di jalan dan dikasih tau, di balik jembatan itu ntar kamu liat plang IKEA katanya. AKHIRNYA gw ikutin petunjuk dari bapak2 tadi menunjukkan hasil, kulihat Plang IKEA sangat jelas. Aku rasanya mau menangis karena pake acara disasarkan dulu sama orang Malaysia kesal sekali.

Finally IKEA <3

Finally IKEA ❤

Sepanjang perjalananku di KL aku amati banyak orang India yang tidak berhenti menatapku, bahkan untuk warga KL sendiri penampilanku cukup mencolok. Di monorail mereka tidak berhenti menatapku, batinku apa yang salah dengan bajuku? padahal aku pakai baju normal2 saja, cuma mungkin rambut keriting alamiku, kontak lensa warna abu2ku cukup mencolok untuk di pakai dipublic.

Sesampainya aku di IKEA aku noraknya kelihatan, AKU GA TAHU PINTU MASUKNYA DIMANA??? Berkali2 gw salah masuk pintu! malu banget rasanya, mana disitu sepi banget hingga akhirnya aku tanya cleaning service yang lagi nyapu luar dan mendapatkan petunjuk. Pintu masuknya kesana jawabnya dengan bahasa melayu setelah aku bertanya ke dalam bahasa Inggris. Sebenarnya orang Malaysia itu bertutur kata bahasa Inggris dengan baik tapi untuk orang yang berpendidikan dan anak2 mudanya kalau yang tidak berpendidikan dan orang tua mereka biasanya akan menjawab pertanyaan ku dalam bahasa melayu.

Pening penat dan lelahku kini terbayar begitu sampai IKEA Restaurant dan Cafe di Lantai 2 gedung IKEA. Wait~ sistem disini self service! dan ini pertama kalinya bagiku. Karena aku ga mau keliatan kampungan aku mengamati dulu orang2 malaysia cara ordernya bagaimana. Oh rupanya ada kereta dorong dan naruh piring nya di kereta dorong baru deh mengambil orderan kita begitu sampai di mbak2nya yang menjual meatballnya baru kita minta yang porsi kecil atau besar. Sesampainya di mbak2 nya yang mengambilkan meatballnya aku memutuskan mengambil porsi separuh saja, tapi kok ga ada bendera swedianya di kentangku 😦 rupanya yang ada bendera swedianya itu yang porsi besar huaaa~ sedih cuma ga apa2 deh bisa next time beli lagi. Aku hanya membeli swedish meatball, cinnamon roll khas swedia dan air minum botolan dengan bahasa swedianya. Sesampainya di kasir mataku menatap tajam ada cokelat Fazer! kebetulan yang dark chocolate lagi! begitu aku cek harganya cuma 19 Ringgit ga pakai babibu aku langsung ambil itu cokelat dan cokelat susu satunya walau aku amati cokelat susu satunya itu manufaktur Spanyol yang diproduksi untuk IKEA cuma ah bodo amat lagian harganya cuma 5 Ringgit beda jauh lah sama cokelat Fazer yang sampai 19 Ringgit. Sesampainya di kasir aku memutuskan pakai credit card saja sebagai metode pembayaran karena sudah kepepet, budget ringgitku menipis dan aku kudu survive sampai besok siang belum beli oleh2. Secara rate harga swedish meatball disini ga beda jauh dengan di Indonesia untuk swedish meatball isi 15 biji dan kentang separuh adalah 15 Ringgit.

Cokelat Fazer

Cokelat Fazer

Here we go inilah bintang utamanya aku sampai KL

Yay! Swedish Meatball <3

Yay! Swedish Meatball ❤

Aku berusaha kalem dan tenang biar nampak seperti warga lokal disini, orang2 bercakap2 dengan bahasa mandarin dan melayu, aku berasa alien disini sendirian hua~ padahal kebanyakan yang makan disini berpasang2an sedangkan gw sendirian :(.

Porsi separuh swedish meatball ini rupanya cukup mengenyangkan dan aku hampir ga habis, roti cinammon rollnya terpaksa aku bungkus tissue dan aku bawa pulang karena kekenyangan.

Selesai dari makan aku beranjak ke lantai 1 melihat2 seperti apa sih toko furniture milik IKEA ini. Rupanya luas banget dan bikin aku terkagum2 (soalnya di Jogja ga ada beginian LOL). Sesampainya di bagian kasir ada kok ruang yang berlalu tanpa membeli dan tentu aku lewat situ keluarnya karena ga beli apa2 LOL.

Puas dengan IKEA akhirnya aku memutuskan pulang, karena aku tadi pake acara di blasakke sama orang Malaysia kali ini aku tidak kalah pintar aku menanyakan stasiun LRT terdekat saja ke orang lokal. Yes gw ga pake acara kesasar lagi kalau soal ini, buru2 gw pulang ke stasiun Pasar Seni dekat hotelku berada.

Istirahat bentar di Hotel sendirian aku mulai merasa kesepian~ akhirnya aku memutuskan mau ke Petaling Street. Petaling Street itu terkenal akan pusatnya barang KW dan oleh2 ala Malaysia. Untung Petaling street itu tinggal koprol dari hotelku deket banget. Sesampainya di Petaling street pada PKL tidak henti2nya memanggilku dan merayuku untuk mampir ke kiosnya. “Lihat2 saja ga apa2 ga mbayar” begitu omongan mereka LOL. Para pedagang disini kebanyakan orang India menurutku dan mulutnya itu lamisss banget. Ada tas KW, ada make up KW (dan gw selalu jadi sasaran pedagang kosmetik KW), sepatu KW pokoknya surganya barang KW. Aku berhenti di kios yang jual kaos ala Kuala Lumpur dan aku putuskan membeli 3 kaos untuk kakak, bapak dan Sapto, udah yang penting aja karena budgetku juga terbatas. Jurus tawar menawar disini begini menurutku, kamu tawar setengah harga aja atau kamu konversikan dulu harga yang mereka buka ke Rupiah kalau u tau harga pasarannya di Indonesia berapa u tawar dengan harga ala Indonesia biasanya works. Kalau ga dikasih? u melengos pergi aja entar juga dipanggil hahaha ga beda jauh lah ala nawar di Indonesia.

salah 1 kios Petaling Street

salah 1 kios Petaling Street

Pasar Malam Petaling Street

Pasar Malam Petaling Street

Di Petaling street juga ada yang jual oleh2 khas Thailand kalau u ga sempet beli baju ala Thailand disini juga ada. Cuma karena keterbatasan ringgit lagi gw ga beli. Di perjalanan pulang gw masih kebayang2 sandal dari Thailand yang bunga2 itu, gw menimbang2 toh sepatu flat murah gw jebol, sandal gw jebol mending u beli aja sandalnya. Yah aku tidak memikirkan akan berjalan sangat jauh mengexplore Thailand dan Kuala Lumpur sampai ke 2 alas kakiku jebol semua. Ini menjadi pembelajaran next time kalau travelling mending pake sepatu running atau sepatu yang nyaman tapi tetap membawa sandal cadangan.

sandal baru~

sandal baru~

Uang ringgit sudah menipis tinggal 17 Ringgit dan itu buat sarapan atau makan siang besok akhirnya aku bergegas pulang ke hotel. Ada kejadian lucu nih di hotel saat aku akan menyibakkan gorden aku nemu sempak warna cokelat dibawahnya OMG. Jadi ada yang enggak sempakan nih gara2 buru2 yah mas? burungnya ga kedinginan? LOL karena gw jijik aku buang ke tong sampah itu sempak sialan~

Day 7 Back Home  28 February 2017

Jadwal penerbanganku ke Jogja adalah jam 3 sore. Jam setengah 11 aku memutuskan bergegas ke shelter di Puduraya. Karena kepagian aku bobok dishelter dan jadi tontonan orang lewat batin mereka ini cewek ngenes amat bobo di shelter sendirian. Begitu sudah di bus pun aku cuma ketiduran karena sudah kelelahan. Tapi untungnya begitu aku bangun aku sudah mau sampai KLIA 2 tidak terbayang kalau aku kelewatan bisa nangis gw!.

Sesampainya di bandara KLIA2 aku mencari2 subway buat makan siangku. Kekatrokan saya soal subway begini, di Indonesia subway udah ga ada, pernah aku mencoba subway KW buatan mister burger GAK ENAK. Makanya gw penasaran mumpung di LN dan ada subway kudu aku cobain gimana sih rasa subway yang terkenal akan saladnya itu?. Gw sampai di ketawain sama mamas katanya ya ampun ayu kamu segitunya ngebet subway! biasa aja kok ga enak2 banget ujarnya. Iye situ di Prancis ada Subway sedangkan gw orang Primitif gini ga ada subway. Karena uang gw tipis akhirnya cuma sanggup beli sandwichnya aja ga beli minum *nelangsa lagi

akhirnya bisa makan subway!

akhirnya bisa makan subway!

Selesai makan aku bergegas ke imigrasi dan siap untuk perjalanan pulang. Kakiku rasanya kaku, aku tak ingin pulang aku mau travelling terus aja~! (mulai kena wabah kecanduan travelling).

Begitu sampai terminal tak ada yang menarik untuk aku ceritakan selain terminal aku menunggu arah pulang ke jogja yang lebih kecil dari terminal ke arah Phuket, banyak orang Indonesia dan orang Malaysia udah gitu minim bule sudah deh aku ga semangat balik. Di benakku cuma ada pengen segera balik ke kamar ungu dan istirahat.

Kesialan saya belum berhenti sampai sini, eh begitu landing Jogja Hpku ngehang. ga bisa reboot ke menu setelah sebelumnya aku coba reboot karena ga bisa menangkap signal. Apes dah gw ga bisa order Grab ataupun Gojek. Akhirnya aku putuskan naik Busway Jogja itu cuma 3500 rebu saja. Bapak2 yang jaga shelter nanya “dari Jakarta? Pontianak?” menebak2 aku baru balik dari sana emang muka2 gw kayak muka orang jkt yang lagi balik merantau atau orang kalimantan yah? aku jawab “dari Malaysia pak” eh si bapak masih menebak2 lagi ngira gw itu TKI “udah berapa tahun mbak disana?” hadee kepo sekali bapak akhirnya aku jawab “cuma main” cukup singkat jawabanku tapi menutup pembicaraan dengan si Bapak. Naik busway itu berasa naik Sumber Kencono bo~ perjuangan belum selesai begitu sampai shelter terdekat yaitu di selatan Happy Puppy gw kudu masih jalan kaki menggendong tas carrier yang rupanya sudah 11KG begitu aku timbang ulang dirumah T_T.

Sekian akhir cerita travelku 7 hari di negeri orang~ (akhirnya selesai juga~) tapi ini belum berakhir, akan aku posting tips buat temen2 yang mau travelling ke Luar Negeri, beserta detail biaya pas aku di KL dan di Thailand tapi ga detail2 amat ya karena beberapa tidak tercatat.

Nite-nite ❤

Post Navigation