aderida area

Proud To Be You Are

Apa yang harus dibawa sebelum pindah ke Australia

Hallo hallo hallo!!! Ga kerasa udah genap seminggu aku stay di Hobart. Tempat baru,pacar baru *eh, negara baru, dan rencananya kerjaan baru~.

Sebelum aku pindah ke Australia ada banyak persiapan yang harus dibawa menurutku dan esensial yaitu:

  • Travel Adaptor AUSTRALIA : Jadi begini aku bawa cuma yang universal dan hasilnya cuma bisa di pakai 2 kaki atasnya aja yang ground alias tengah itu ga bisa rupanya di pasang jadi aku saranin beli yang kaki 3 khusus AUSTRALIA seperti referensi

  • Roll kabel jadi biar ga perlu repot2 bawa travel adaptor banyak2 1 aja cukup
  • Materai : buat jaga2 kalau ada keperluan memberi surat kuasa pas di Indonesia karena sesuatu dan bener aja belum genap seminggu aku di Australia eh ketipu bakul online shop IG kampret bener jadi aku mau ga mau kudu urusan surat menyurat ke Indonesia dengan materai karena memberi kuasa pada temanku
  • Softlens dan cairannya
  • Portable rice cooker menurut aku penting banget dan aku beli lunch box rice cooker ringan banget cuma 0,75kg aja beratnya dan praktis bikin nasi cowokku seneng banget sama ni alat hahaha
  • Cobek dan Muntu, ini opsional karena lumayan cukup berat aku bawa yang diameter 19cm beratnya udah 1,5kg sendiri pertamanya aku diketawain sama cowokku karena bawa ini batu jauh2 dari jogja cuma begitu tahu liat di asian store harganya 69$ dia mingkem langsung.
  • alat ukur timbangan yang aku punya ini cuma ga rekomended kalau buat ngukur berat koper karena gagang besinya aku dapet rekomendasi yang model lain yang ada handling gripnya

    timbangan koper

     

  • Baju batik karena kamu ga akan nemu disini itung-itung sebagai identitas juga
  • botol tumblr karena disini mahal bung 10$ buat botol lumayan kan kamu bisa nampung air keran disini buat di minum banding beli air minum botolan
  • bawa kantong belanja : emang sih disini juga ada sekitar harganya kurang dari 10ribu aja kok tapi ga ada salahnya di bawa kalau punya di indonesia karena disini plastik mbayar hahahaha
  • Ini yang aku miss dari indonesia karena persiapan ga matang yaitu: BUMBU INSTANT seperti royco,masako,MSG,mata roda,kecap,saos,bumbu praktis karena disini susah dan mahal 😦 udah ngobok2 3 asian store aku belum nemu tuh kayak saos tiram,tempe,gula jawa,kacang. Dapetnya cuma saos ABC sana kecap ABC sedih aku tuuu…

Sekian cerita ku kali ini next aku ceritain kesanku di Hobart dan petualanganku disini 🙂

 

 

Advertisements

HATI HATI PENIPUAN SAHIR MAULANA PUTRA AKA PLANET FASHION SHOP

Aku sedang kena apes belum genap seminggu di Australia. Jadi maksud hati memperluas penjualan dengan merambah army fashion dan ambil supplier dari IG yaitu planet_fashion_shop atau Planet Fashion Shop.

Sekilas IG pelaku terlihat meyakinkan dengan foto real seperti diambil candid di mall dengan follower 2994. Yang mencurigakan adalah dia mematikan fitur komentar.

Singkat cerita aku order ke bangsat ini tanggal 11 maret 2019, si seller responnya cepat juga, dan hari itu juga dana segera aku transfer ke rekening si bangsat ini dengan rincian:

SAHIR MAULANA PUTRA

NO REK: 705478480800

BANK CIMB NIAGA

KODE BANK 022

 

Tanggal 12 keesokan harinya aku tagih dong itu seller buat kirim karena buyerku udah nagih terus, tapi mulai mencurigakan dengan tidak mengindahkan pesanku dan terakhir sih bilang udah dikirim, tapi tanggal 13 aku lihat WAku di blokir dengan tanda profile picture dia udah ilang, kan bangsat.

Walau posisi saya di Australia tentu saya ga akan tinggal diam buat ngasih pelajaran si bangsat ini, lagi aku urus untuk pemblokiran rekeningnya dan pelaporan ke polisinya. Anda bermasalah dengan orang yang salah bung…sekali lagi HATI HATI DENGAN PLANET FASHION STORE!!

 

Pengalaman naik Qantas

Hallo hallo!! ga kerasa udah 3 hari aku di Hobart!!! Aku akan mendongeng tentang pengalaman naik airways kebanggaan orang Australia ini…yaitu Qantas! di ejanya Kwantas!

Berawal dari kebingunganku naik pesawat apa untuk terbang ke Australia, setelah cukup lama menanti dan meriset aku memilih Qantas  dengan tujuan Denpasar-Melbourne-Hobart dapet 4 juta dari harga asli 4,9 juta, iya potongan 900k dari traveloka.

Tak banyak review orang Indonesia tentang maskapai ini hingga akhirnya aku tanya ke forum backpacker internasional di facebook jawabannya macam2 intinya sih fine..walau pramugrainya ga seramah pramugari asia dan tua2.

Hari nya tiba… 6 Maret 2019 akhirnya aku sampai bali dan siap di bandara bali. Setelah ngos2an lari2 dari terminal domestik ke terminal internasional bawa koper 24kg dan backpack 8kg akhirnya gw sampai di check in. Di bagian check in aku disambut mas2 ramah banget bahkan menawarkan aku mau duduk diseat berapa, cuma karena aku udah judek dan capek aku cuma jawab “yang the best aja lah mas terserah” dan dia bilang oke di window seat yah?? ok jawabku. Rupanya…..bukan window seat! bener sih di pojok tapi aku dapetnya tembok pesawat windownya di belakang bangkuku….intinya gw dapet tembok ratapan

Penerbangan selama 6 jam dari bali ke merlbourne aku malah kebanyakan tidur…jujur di bandingkan dengan etihad airways qantas tidak sebanding. Touch screen layar gak sensitif, makanan gak yummy.

 

Jadi kalau pas naik etihad menunya di kasih secarik kertas, kalau di qantas di umumkan pakai speaker makanannya apa….malam itu mereka menawarkan ayam sama salad jelas gw milih ayam lah. Dan yes ayam 2 potong sama kentang beserta kulit2nya sama terong serta saos kayak mayones, udah gitu doang lidah indonesiaku mulai rewel tapi aku kudu nerimo. Udah gitu jus jeruknya bau sangit jadi aku ga mau minta jus jeruk lagi.

Aku berharap penumpang sampingku bisa di ajak bicara tapi si bule sampingku pada judes huuuhhhh.

setelah 6 jam terbang akhirnya aku landing di melbourne, ku bergegas pindah dari terminal 2 ke terminal 1, sebelumnya ambil koper dulu. Wifi di airport melbourne itu lucu ada 2 versi yang pertama berbayar yang ke 2 gratis. Tentu aku pakai yang gratis tapi ga semua wilayah di bandara ke cover wifi gratisan ini.  Oh iya check in bagasi di bandara melbourne itu pakai mesin. Sesampainya di terminal untuk boarding kulihat banyak bule disana sini, aku berasa alien tapi aku masih bisa ngeblend sama orang sini, karena australia itu banyak imigran jadi ga terlalu nampak kalau aku ini seperti turis.

Setelah di terminal aku mau boarding aku baru sadar satu hal saat mau naik pesawat, yaitu udara di melbourne dingiiinnn….seger gitu sih kayak berasa di dieng.

Kali ini penerbangan selama 1 jam 15 menit dari Melbourne ke Hobart, sampingku bule cowok yang pakai cincin kawin sibuk dengan tabletnya dan headsetnya sedangkan sampingnya cewek bule juga sibuk sama HPnya, aku baru nyadar orang aussie pada cuek2 yah?

Yang aku agak kaget adalah penerbangan domestik ini ga ada layar entertainment, tapi ada wifi on board pas aku coba pas mau terbang emang bener bisa wifi dalam pesawatnya tapi pas pesawat udah terbang ga ada koneksi internetnya nyambung iya tapi ga konek, akhirnya aku cuma melongo sepanjang pesawat terbang karena bule sampingku juga pada kagak ngajakin ngomong atau terkesan menghindar untuk berbicara

Menu sarapan di dalam pesawat juga ga bisa milih yaitu di kasih semacam bacon macaroni dengan keju, udah gitu porsinya kecil kayak makanan anak2 sekali gigit habis….hahahaha….dasar perut Indonesia. Kebanyakan para bule sampingku menolak makan sarapan aku juga heran disini.

 

Saat mau landing aku liat panorama tasmania, OMG indah banget, ada laut,pantai dan pegunungan. Hal ini mengingatkan aku pada Rio de janeiro mirip banget.

Begitu aku landing di Hobart airport aku menyadari satu hal, bandaranya kecil dan ga menarik, masih besaran bandara adi sutjipto Jogja tapi aku suka wifi disini jalan lancar.

Ku bergegas mengambil koper dan pandanganku pada anjing bio security yang lucu mengendus2 koper setiap penumpang, OMG lucu banget! tapi kalau sampai si anjing senang sama kopermu itu bukan pertanda bagus, ini berarti di dalam kopermu ada makanan atau bahan yang tidak di perbolehkan masuk australia. Koperku lolos dari si endusan anjing dan aku ambil koperku. Lucunya koperku itu gemboknya plastik putih kenapa sekarang berubah jadi warna emas dan terkunci, gimana aku bisa buka koperku? padahal pas di melbourne gembokku masih utuh dugaanku gembok koper murahanku lepas/rusak lalu di ganti sama pihak bandara.

bio security

 

Overall menurutku Qantas masih jauh di banding Etihad (berdasarkan penerbangan jauh diatas lama penerbangan 3 jam) dan tidak bisa di samakan juga dengan jenis pesawat karena Etihad yang aku tumpangi 9 baris tempat duduk yang sudah termasuk airbus sedangkan Qantas yang aku tumpangi itu 6 baris saja. Makanan juga biasa aja, touch screen layar entertainment ga sensitif dan kudu di tekan secara kasar dan keras. Selisih tiket Denpasar- Hobart pakai Qantas dengan Jetstar (beli bagasi 30kg) itu 1 jutaan. Pramugari lebih ramah dan good looking dari airline asia kayak garuda,lion,air asia, bahkan pramugari pramugara airline asia masih muda-muda.  Menurutku penerbangan domestik Qantas not worth it mending naik LCC aja sekalian karena gak memuaskan next time untuk domestik flight kayaknya aku mau coba pakai Jetstar atau Virgin aja malah ga nyesek karena ekspetasi yang tinggi dari full service airline. Tapi untuk long haul flight di atas 5 jam di pertimbangkan lagi untuk naik Qantas apa enggak karena ga seru juga kita melongo sepanjang penerbangan. Di pikir juga kamu penerbangan malam apa enggak karena berdasar pengalaman aku terbang 6 jam dari jam setengah 10 malam sampai jam 6 pagi itu kebanyakan dari penumpang malah tidur (termasuk aku yang kecapekan) jadi layanan entertainment kurang terlalu berguna akhirnya (uang terbang lagi) yang berguna mungkin menu makannya sama bagasinya saja.

Sekian ceritaku soal Qantas, jadi pilihan ada di kamu, aku cuma mendeskripsikan berdasar pengalamanku dari sudut pandangku tanpa dilebih-lebihkan.

 

 

Working Holiday Visa 2018 Journey Part 4 (Apply visa via Kurir VFS dan MCU)

Hallo akhirnya aku kembali dan mencoba sharing pengalaman whvku ini. Karena surat SRPIku turun saat aku udah di jogja akhirnya terpaksa aku apply visa melalui jasa kurir. Pertama stepnya email dulu pihak VFS Global di info.avacjakarta@vfshelpline.com bilang kalau mau apply visa WHV via kurir dan ntar dikasih form 

1. Jumlah Pemohon:
2. Nama Pemohon:
3. Kategori Visa:
4. Layanan Tambahan:

Oh iya persyaratan tambahan untuk apply visa via kurir paspor hanya perlu fotocopy YANG DILEGALISIR OLEH PIHAK NOTARIS. Pas udah di notaris aku bingung katanya mau legalisir dalam bahasa indonesia apa inggris kalau indonesia harganya 5rb perlembar kalau inggris 10rb akhirnya aku legasir aja dalam 2 bahasa tersebut

legalisir dalam indonesia

legalisir dalam indonesia

legalisir dalam english

legalisir dalam english

Nanti pihak VFS minta alamat penjemputan plus ada email terpisah dari pihak bank untuk virtual account pembayaran visa

email penjemputan

email penjemputan

email virtual account

email virtual account

Berikut dokumen yang harus disiapkan untuk apply visa WHV

Formulir 1208, nota pembayaran visa via bank, SRPI, reference bank yang asli, FC Ijazah dan transkript nilai (cari aman aja mending yang udah dilegalisir), FC IELTS, foto diri 4×6, print CV, FC KTP, FC KK, FC Akta lahir.

Begitu email virtual account turun eh beberapa jam kemudian pihak kurir nge WA aku cuma karena aku belum legalisir aku minta pihak kurir ambilnya besok.

Beberapa hari kemudian aku dapet email konfirmasi bahwa dokumenku udah diterima oleh pihak VFS

email konfirmasi diterima dokumennya

email konfirmasi diterima dokumennya

Step berikutnya adalah nunggu HAP ID dari embassy

hap ID

hap ID

RS yang bekerja sama dengan embassy untuk MCU

RS yang bekerja sama dengan embassy untuk MCU

Karena RS terdekat untukku adalah RS Elizabeth semarang akhirnya aku ke semarang 18 November dan MCU tanggal 19 jangan lupa janjian dulu sama pihak RS via call ya karena ga tiap hari ada dokternya.

Hal yang perlu dipersiapkan sebelum MCU adalah :

Print HAP ID, FC berwarna (kalau aku sih tak print) masing-masing 2 KTP dan Paspor dan bawa paspor asli, Foto diri 4×6 1 lembar bebas warna backgroundnya.

Saat aku udah di elizabeth ntar kita ke lantai 2 ruang 418 ( kalau ga salah). Sehari sebelumnya dari jam 10 malam puasa hanya perbanyak minum airputih. Aku disambut ibu suster yang ramah banget. Buat yang berkacamata jangan lupa kacamatanya dibawa karena ada test mata. Lalu kita dikasih form terdiri dari form rumah sakit dan untuk pihak embassy. Disana kita cek tinggi badan, berat badan, tekanan darah.

Terus ketemu dokternya cuma ditanya riwayat kesehatannya aja karena aku konsumsi obat dari psikiater akhirnya aku ngaku bipolar. Disini problem dimulai pihak RS minta surat keterangan dari psikiaterku

WA dari pihak RS

WA dari pihak RS

Lalu test urin dan xray paru. Kalau test urin kamu dikasih tabung untuk wadah urin dan sebelum menaruh urin disarankan mengelap alat kelamin (oh iya untuk yang wanita pada saat haid ga bisa MCU) lalu urin pertama dibuang dan di tadah urinnya yang pertengahan yang bersih karena urin pertama keruh. Setelah test urin lalu ke ruang radiologi untuk xray paru-paru. Di sana suruh lepas baju dan memakai baju dari RS yang bertali itu warna biru/ijo kalau ga salah, BH dilepas cuma pakai celana dalam. Sebelum Xray kita harus tanda tangan pernyataan bahwa lagi tidak hamil (lha iyalah masak hamil mau WHV juga kalau ditalar). Aussie sangat parno dengan TBC makanya kita sebelum ke aussie ga boleh punya TBC anehnya sih ga cek HIV sekalian kata ibu susternya sih kalau mau menikah sama orang aussie atau jadi resident sana baru test HIV. Proses MCU sangat cepat cuma 1 jam doang kelar dan kita disuruh menunggu hasilnya 2 sampai 3 jam tapi karena aku ga mengharapkan hasilnya aku tinggal pergi.

Beginilah pengalaman whv journeyku kali ini besok baru proses nyari surat psikiater dan nunggu granted doang hadehhh~ berdebar sekali.

 

Update 23 November 2018

Visaku granted!!!! tanpa harus melampirkan surat psikiater itu alhamdulillah~

46524267_10205504930459895_2695233192469725184_n.jpg

 

See you

xoxo

Working Holiday Visa 2018 Journey Part 3 (Wawancara Imigrasi)

Selasa 28 Agustus tak akan terlupa olehku jam 8 pagi pembukaan. Website ngedown dan susah banget buat apply, sekalinya bisa masuk ke form itupun dimeniti 10 menit maksimal. Susah banget sumpah aku yakin lebih dari 1000 calon whv apply. Setelah berkutat dengan pembukaan WHV via website di https://whv.imigrasi.go.id aku baru bisa apply jam 12an. Sempat putus asa lho aku sebelumnya. Tanggal wawancara bisa dipilih untuk whv tahun ini dan aku memilih 24 Oktober 2016. Buru-buru aku beli tiket kereta walau ekonomi.

23 Oktober aku berangkat dari jakarta dengan semangat mengebu2 tapi meredup ketika duduk di kereta ekonomi hahahaha….gila 10jaman duduk di kursi ekonomi kok menyakitkan ya? padahal dulu ga sakit. Dengan perbandingan liburanku ke jakarta awal bulan di sponsori mamas kali ini berkebalikan dengan metode misquin. Sampai pasar senen belum selesai perjuanganku naik busway 3 jam berjubel bagai dendeng. Gila jakarta itu keras ya? oh iya aku kaget sama metode pembayaran busway dijakarta sekarang pakai emoney ya? perasaan 6 tahun yang lalu pas aku ke jakarta tidak begitu, terus naik KRL juga harus pakai kartu juga katro saya.

24 Oktober 2018 ini bakalan jadi hari yang ga akan terlupakan, pagi2 jam 6 aku dah berangkat dari cengkareng naik KRL dilanjut naik gojek pas di stasiun sudirman. Sempet makan nasi uduk di jalan yang jualan naik motor makan dijalan segala pengalaman baru bagiku. Aku tiba di kantor imigrasi jam setengah 8 dan udah rame! Gedung imigrasi megah juga. Langsung datang isi absensi dan pak endar membuka acara wawancara dengan scan QR code di kertas halaman undangan dan jangan harap tanpa undangan bisa diwawancara kata pak Endar, jadi yang mau banding kudu banding sebelum hari wawancara. Sempat berdebar ku menanti karena kudengar ada beberapa yang wawancara dengan bahasa inggris walau realitanya saat aku dipanggil jam 11an wawancara berlangsung singkat cuma ditanya tau WHV dari mana, terus bank statmentku ilang karena apa, kuliahku ini ISI swasta apa negeri, sekalian cek dokumen asli seperti KTP, Paspor,skck dan ielts test. Ga sampai 5 menit doang aku disuruh kebagian edit dokumen karena alamatku dobel dan tanggal lahir salah. Jealous itu ketika temen2 SRPInya langsung turun sedangkan aku enggak baru turun 2 hari kemudian.

Setelah wawancara aku memutuskan makan siang dengan teman2 WHV, jujur anak2 WHV menurutku kece2 ga ada yang keliatan kampungan. Aku kenalan dari WHV yang di lampung,bali,jakarta,manado. Senengnya itu disini ketika kita berkumpul dan berkenalan satu dengan lain dan sharing info.

bersama teman2 whv

bersama teman2 whv

Aku sempet mampir VFS atau avac walau ga bisa lodge di Kuningan city ga jauh dari jl rasuna tempat imigrasi. Kaget itu disana rupanya juga melayani visa singapore ukraine canada australia UK ngiler banget aku moga2 suatu saat aku balik lagi ngurus visa lainnya. Jam 4 aku dengan lunglai meninggalkan VFS Global menuju blok M square tempat ibunya Eki kerja buat killing time karena jam 6 aku janjian ketemuan sama chesu mau ke monas. Nengok ibunya Eki banyak ngobrol setelah makan sore aku pamitan jam setengah 8 karena Chesu udah njemput. Dengan motor GLnya itu kita melewati HI dan beberapa daerah kapital di jakarta ku nikmati pemandangan kota besar ini dengan gedung pencakar langitnya yang kelap kelip.

25 Oktober 2018 akhirnya dengan perasaan yang masih ga karuan aku menuju pasar senen dengan busway dari cengkareng, merefresh page whv berharap srpiku turun jadi bisa ngejar pagi2 ke VFS Global walau nyatanya ga turun2 berasa di PHP. jam 11:20 kereta Bengawan berangkat, lunglai ku pulang ke jogja menempuh 10 jam perjalanan dengan kereta ekonomi lagi.

26 Oktober 2018 SRPIku terbit alhamdulillah walau too late karena aku dah di jogja tapi aku udah berfikir untuk metode kurir saja.

srpi

srpi

 

Saat ini aku memproses pengajuan visa di VFS global dengan metode kurir aku update lagi di part berikutnya.

 

See ya~! Australia one step closer!!

Working Holiday Visa 2018 Journey Part 2 (Buat SKCK Polda Jogja Domisili Sleman)

syarat whv 2018

syarat whv 2018

Jeng jeng2 akhirnya persyaratan terbaru keluar, setelah menduga2 itu apa melalui group beneran keluar SKCK adalah persyaratan cuma yang jadi problem adalah SKCK keluaran POLDA bukan POLRES maupun POLSEK. Disini keributan dimulai banyak yang anak perantauan yang ga bisa bikin SKCK lah, sampai persyaratan buat SKCK yang berbeda. Disinilah hukum alam bakal calon WHV bisa berguguran.

Ini dia persyaratan SKCK di Polda Jogja

syarat SKCK Polda Jogja

syarat SKCK Polda Jogja

jadi aku kumpulkan semua persyaratan dan aku ke Polres sleman jam kerja hari sabtu adalah jam 8 sampai jam 11 kalau senin sampai jumat jam 8 sampai jam 2. Dan aku segera ngebut ke Polres sleman di jl magelang itu (padahal deketan ke polda).

Di polres datang aja kebagian belakang pos disitu bikin SKCK jangan pusing masuk ke bagian pendaftaran SIM ya :). Persyaratan SKCK tertulis di foto ya jadi jangan tanya2 lagi :). Saat ditanya bilang aja mau bikin SKCK visa jadinya petugasnya langsung tahu yang dimaksud adalah surat rekomendasi bukan SKCK

Surat rekomendasi Polres keluar dan tidak keluar biaya dihari itu juga

surat rekomendasi Polres

surat rekomendasi Polres

Nah Senin pun tiba aku jam 9 langsung ke Polda Jogja yang di Ring Road Utara itu. Rupanya udah ada beberapa antrean yang tiba pagian sebelum aku datang dan tahu apa? petugasnya juga baru datang jam 9 kasian deh yang antri dari jam 8 (untung aku siangan).

Tahu apa yang ngeselin? mereka minta blangko diisi dan semua blangko mirip dengan blangko SKCK di polres 😦 rumus jari pun mereka minta lagi (lucunya rumus jariku yang dari polres diedit lol)

Nah masalah datang ketika mereka pihak polda tahu tujuanku adalah visa australia mereka ga berani nulis katanya embassy australia dan amrik itu ketat katanya kalau tingkat polda ga bisa kudu ke mabes polri di jakarta *HAH akhirnya diakali dengan mereka nulisnya APPLY VISA bukan VISA AUSTRALIA (ya sudahlah mungkin skcknya bisa dipake ke negara lain)

skck polda

skck polda

In case katanya kalau embassy nolak SKCK polda katanya SKCK polda bisa di bawa ke Mabes polri Jakarta dengan menunjukkan SKCK polda (semoga aja ga butuh)

Biaya SKCK Polda 30 ribu rupiah

biaya SKCK

biaya SKCK

Sekian cerita drama saya dalam memenuhi persyaratan WHV 2018 🙂 wish me luck~!

Working Holiday Visa 2018 Journey Part 1 (Perpanjang Passport 2018 Jogja)

voila i’m back! setelah sebelumnya akhirnya aku lulus ielts test. Sebenernya ga terfikir untukku menulis pengalaman ini karena pasti sudah banyak WHV warrior yang membahas tapi karena sebagai diary dan informatif aku tulis 🙂

Persyaratan IELTS sudah ditangan tinggal bank reference yang mencantumkan uang senilai 5000 AUD (kurs 10500 per AUD kisaran 52jutaan). Hal ini lumayan melelahkan juga karena begini timelinenya hari sabtu transfer 5 juta dan minggu 50 juta pasti dalam pikiran senin langsung ke bank kan? rupanya hari senin aku udah pagi2 ke bank BCA jam 8 pagi teng udah antrean ke 4 dan keselnya lagi bank referenceku ga bisa di urus kalau baru kemarin minggu ditrf 50jutanya jadi harus 2 hari kerja berarti selasa baru bisa diurus. Kesal? iya, buang2 energi aku biar bisa ke bank huh~

Selasa akhirnya aku kembali dan jam 8 sudah sampe antrenya 7 bukannya makin dikit malah makin banyak padahal bank BCA KCP Kaliurang itu tinggal koprol dari rumah aja antrenya tetep. Si mbak teller sudah hapal dengan aku persyaratan adalah KTP/Passport buku tabungan dan kartu ATM. Biaya yang dikeluarkan untuk Bank reference adalah 50rb saja denger2 lebih murah dibanding bank lain sih~

Oke done salah 1 syarat yang sebenarnya masih abu2 kudu disertakan pendaftaran juli ini dan cukup essensial done (banyak yang dibelain ngutang sana sini dll beruntung nasib gw)

Perpanjang Passport pun menjadi langkah berikutnya karena syarat mutlak adalah berlaku 18 bulan sedangkan pasport ijoku cuma berlaku 10 bulan lagi. Sinih aku jabarkan proses perpanjang pasport yang baru dengan hanya menyertakan E-KTP dan passport lama.

Kini kebijakan immigrasi lebih mudah perpanjang paspor hanya cukup E-KTP dan Passport lama*  realitanya adalah berlaku paspor keluaran 2009 keatas. Step pertama adalah daftar akun di website immigrasi untuk pendaftaran no antre online (realitanya disana antre lagi) referensi yang aku gunakan untuk perpanjang melalui tulisan mas luqman https://www.kompasiana.com/luqmanfahd/5a60247fdcad5b1f2c18fad4/perpanjangan-paspor-di-imigrasi-yogyakarta-januari-2018-mahasiswa

ingat anda harus mendaftar online dulu untuk pendaftaran di

antrian.imigrasi.go.id. 

sebenarnya menurut tulisan mas luqman disuruh menunjukkan qr code realitanya ga diminta. Aku memilih hari rabu 18 Juli 2018 available milih pagi eh muncul dapetnya jam 11 sampai 12 siang padahal itu mepet banget sama istirahat jam makan siang berdasar pengalaman kudu menunggu 1 jam *sial.

Aku berusaha mengcancel antrean dan mau milih selasa aja karena keingat kalau rabu aku pengajuan baru bisa diambil berarti minggu depannya hari senin tapi mau cancel ga bisa kudu menunggu 3 hari oke fine ga jadi deh akhirnya banding molor lagi karena aku butuh passport ASAP.

Hari rabu aku datang dengan baju kuningku yang sengaja aku beli demi foto passport dan foto visa kedepannya cuma kagak make up dan hairdo seperti sebelumnya karena udah malas. Aku sengaja datang jam 10 ya 1 jam lebih awal karena untuk persiapan dulu rupanya mbaknya dipendaftaran mengasih aku blangko kuning berisi surat pernyataan dan blangko pendaftaran berisi identitas dan menyuruh aku datang lagi jam 11 sesuai antrean online (pffffftttt). Begitu jam 10.55 aku tanya lagi sama mbak pendaftaran butuh fotocopy kagak eh rupanya di minta masing2 1 biji yaitu fotocopy KTP dan Passport lama akhirnya aku ke fotocopyan dibawah *melengos

blangko permohonan

blangko permohonan

Begitu jam 11 teng aku minta no antrean dikasih lah antrean B sekian lumayanlah nunggu 20 orangan karena udah jam 11 aku lapar aku memutuskan makan dulu diluar tinggal bentar la~. Selesai makan siang aku balik lagi dan menunggu, akhirnya setelah menanti sekitar 20 menitan aku dipanggil.

Diloket mbaknya menghenyutkan alis karena passportku masih berlaku 10 bulan jadi aku harus menulis surat pernyataan tertulis (contoh diberi kok) dan bermaterai 6rb akhirnya karena terburu2 karena mengejar sebelum jam 12 kelar aku ke pos keliling mobilan depan immigrasi beli materai dan meninggalkan KTPku disana (untungnya pas aku balik aku nyadar KTPku hilang). Setelah menulis terburu2 bagai kuda aku kasih surat pernyataannya intinya sih karena aku mau berlibur dan membutuhkan passport terbaru sebagai bukti pengajuan. Disini aku agak tricky ngakunya mau liburan ke Finland karena pasangan ku orang sana ditanya berapa lama? mau 1 bulan mba lalu ditanya lagi kok lama? aku jawab njeplak aja karena aku punya pacar orang sana. Bukan tanpa dasar aku melakukan pembohongan ini karena dengar2 dari kawan2 forum kalau ngakunya buat WHV malah dipersulit tapi kalau beruntung kagak dipersulit cari aman ngaku aja buat liburan *maaf ya mbak.

Lalu aku dipersilahkan mengantre lagi untuk foto, ga lama adzan berkumandang pertanda jam 12 teng kulihat petugas yang jidatnya hitam langsung bergegas pergi (batinku mampus aku harus menunggu sampai jam 1 karena istirahat?) Tapi rupanya tidak aku masih dipanggil untuk difoto alhamdulillah.

Setelah selesai aku segera ngegass mau foto studio untuk foto terbaru sampai tengah jalan pas di indomaret aku menyadari something missing di dalam tasku yaitu adalah KTP, begitu tas aku obok2 kok ga ada KTPku mampus batinku karena aku kalut tadi sial akhirnya aku kembali ke immigrasi dan untung rupanya ketinggalan di mobil pos keliling akhirnya sekalian deh aku mbayar biaya passport yaitu 355rb  sebenarnya bisa juga mbayar di bank2 tapi aku cari praktis aja yang didepanku (mungkin ini takdir gw biar mbayar di pos depan immigrasi).

bukti pembayaran paspor

bukti pembayaran paspor

 

blangko untuk pembayaran passport

blangko untuk pembayaran passport

Kembali ke tujuan berikutnya yaitu bikin pas foto untuk immigrasi aku cus ke salah 1 studio foto di jl solo. Sesampainya di penerimaan order mereka sedikit bingung karena katanya foto background putih untuk australia visa itu ukurannya 3.5×4.5 bukan 4×6 seperti di web immigrasi karena aku ragu akhirnya aku ambil keduanya total yang aku keluarkan adalah 38rb. Menanti 25 menitan fotoku jadi voila~ senang hati ini. Next step tinggal ambil passport minggu depan lalu scan document dan menanti pembukaan pendaftaran WHV di web immigrasi

pas foto background putih

pas foto background putih

 

Wish me Luck!~

 

 

LDR before meet up, jatuh cinta sebelum bertemu

ada yang tahu lagu ini? yess ini lagu buat para perjuang LDR pasti familiar karena ada juga LDR yang jatuh cinta sebelum bertemu karena jarak.

Aku mau cerita gimana kisah LDRku yang berumur 3 tahun sebelum ketemu berakhir.

Jadi aku ditahun 2011-2012an rajin banget mainan random chat di komputer, karena bosan, mau dapat temen dari luar negeri, curhat, sukur2 ketemu jodoh bule. Setelah pencarian yang melelahkan akhirnya aku bertemu lelaki tampan di omegle. Dia berasal dari Lithuania, masih mahasiswa saat itu so young and broke lah~.

Setelah bercakap cukup lama video call sampai tertidur kita match dan memutuskan untuk pacaran meski hanya virtual.

Hari2ku bersamanya cukup menyenangkan, kita email setiap hari, tuker2an paket snacks via pos, kirim2an surat cinta dan postcard pokoknya hari2 sangat indah ketika pacaran dengan cowok ini. Bukan berarti hubungan kita tanpa masalah sering kali kita bertengkar karena aku selalu menanyakan kepastian kapan dia kesini, kalau sudah ngomongin ini pasti kita bertengkar. Aku menunggu dia dari masih kuliah sampai lulus bahkan lulus nganggur lama siapa yang gak kesel sedangkan aku disini menanti dia yang tak juga kunjung datang. Pernah suatu hari aku memberi saran kedia untuk daftar pramugara di estonia di airlines emirates tapi dia malah marah dan bilang hidup gw bukan loe yang atur! akhirnya bertengkar lagi. Secara mentally aku ini pekerja keras jadi suka kesel liat kelakuan dia yang terlihat malas dan kurang berjuang untuk memperjuangkan masa depan kita.

Tahun berjalan hingga tahun ke 3 akhirnya aku menyerah aku memutuskan hubungan ini, setelah cukup memperkenalkan dia dengan indonesia akhirnya aku move on mencari jodoh yang dekat2 aja jujur gw agak kapok cari pacar lewat random chat akhirnya hubungan ini membuat aku belajar untuk tidak memutuskan LDR sebelum ketemuan just NO! walau hubungan ini kandas bukan berarti gw kapok LDR no, gw tetep mau LDR asal sudah pernah bertemu face to face karena LDR itu ga bisa di hindari karena aku prefer WNA.

Waktu berjalan hingga tak terasa tahun ke 5 aku kenal ini anak, aku masih single sedangkan dia yang aku tahu menjalin kasih dengan anak indonesia juga (emang cewek indo itu nagihin ya?), tahu fact yang bikin gw sakit? AKHIRNYA DIA KE INDONESIA tapi bukan ketemu gw tapi ketemu pacar barunya itu. Rasanya nyesek sakit tapi kita masih berhubungan baik, ibarat vice versa kita bener2 udah klop sayangnya kita ga jodoh. Mereduce rasa sakit gw dengan dia gw ngasih syarat kalau masih mau berhubungan sama aku boleh asal jangan cerita tentang pacar barunya itu dan dia mengiyakan.

Tahu yang bikin gw sakit hati dan iri? karena kudengar ceweknya bakalan nyusul ke lithuania dan itu terjadi, hingga akhirnya kulihat profil pict dia di kamarnya dengan ceweknya itu, nyesek sakit, menyadari kenyataan bahwa 3 tahun gw melihara jodoh orang, rasanya jleb.

Akhirnya aku putuskan untuk memblock dia lebih baik aku ga tahu update hidup dia jangan2 gw bisa mampus kalau mereka menikah 😦

memang aku adalah pecundang tapi aku ga sanggup lagi dari cerita yang sudah2 biasanya hubungan gw dengan mantan tidak akan berakhir mulus biasanya aku yang mundur dan mereset hubungan seakan tidak pernah bertemu lagi.

So apakah aku kapok LDR? tidak karena worth it cuma bedanya aku akan LDR dengan orang yang sudah kutemui face to face.

dengan cowok yang ini gw belajar banyak juga tentang komitmen kesabaran dll

 

 

Pengalaman IELTS Listening dan Reading di IDP Yogyakarta (General Training)

Setelah kena sindrom ielts akhirnya aku kembali dengan cerita yang sebenarnya memilukan.

Oke dimulai dari harus standby di Universitas Sanata Darma jam setengah 8 dan test dimulai jam 9, rupanya ada beberapa peserta yang baru finger scan dan ambil foto pada hari H. Aku disini bertemu dengan bapak2 yang mau lanjut study S2 di New Zealand kerennn, dia friendly dan tidak seburuk ibu2 yang aku ceritakan diblog sebelumnya. Lalu seperti cerita dari blog lain ujian IELTS itu sangat ketat, masuk scan finger keluar bahkan ke toilet pun harus finger scan, jujur ini lebih mengerikan dari UN. Masuk ruang ujian harus tak boleh membawa apa2 hanya membawa identitas diri, pensil, penghapus dan serutan kalau mau bawa air minum botolan harus dilepas labelnya tidak diperkenankan memakai jam tangan juga.

Ujian ielts listening ada 40 pertanyaan dan aku agak pesimis kali ini bisa lolos ielts karena sumpah SUSAH BANGET.

Ujian writing juga ada 40 pertanyaan yang berisi statement True False atau Not Given. Ada juga yang jawabannya tidak melebihi 2 kata.

Ujian writing part 2 itu karena aku GT jadi disuruh nulis surat perihal minta work shop sebagai pekerja total 150 kata, dan part 2 itu disuruh menulis opini perihal culture yang sekarang ini similar dan negatif apa positif menurut kamu total 250 kata.

Ujian selesai jam 12 lebih 14 menit dengan lunglai aku keluar

keputusanku untuk ga ambil simulasi yang preparing ielts sepertinya keputusan yang salah 😦 kalau ga lolos score minimal yaitu 4.5 sepertinya aku kudu mengulang tahun depan, Hiks (menangis darah)

 

UPDATE:

AKU LOLOS DENGAN SCORE YANG DIINGINKAN 

 

 

Pengalaman IELTS Speaking Test di IDP Yogyakarta (General training)

Halo!! i come back dengan pengalamanku yang baru aja terjadi hari ini yaitu *drumsroll

IELTS TEST

karena rencanaku untuk mendaftar WHV (work and holiday visa) ke Australia tahun ini sudah matang, dengan nekad aku mendaftar ielts sebagai persyaratan untuk mendaftar di immigrasi. Buat yang belum tahu WHV itu apa silahkan di google dulu sudah banyak yang membahas aku ga akan bahas disini. Aku memutuskan mendaftar di IDP (karena tampilan web lebih menarik banding BC dan IALF lebih mahal lol) untuk General Training tanggal 30 June karena aku ga pede ambil academic. Saat pendaftaran awal bulan ga ada konfirmasi lokasinya dan konfirmasi lokasi baru masuk email beberapa hari sebelum hari H. Biaya yang aku keluarkan cukup mencekik 215 dollar rate 14500 jatuhnya 3.1 juta sekian (puyeng kepala saya)

Kali ini ada yang berbeda di IDP Jogja yaitu ujian speaking dilakukan sehari sebelum hari H, jadi tanggal 29 June dilakukan ujian speaking di Gedung Bank Natasha lantai 2 di Jl Solo itu (bekas gedung bank BCA kalau ga salah). Berikut email pemberitahuan :

IELTS INFORMATION TO CANDIDATES IDP YOGYA at LBUSD (1)

Teng! hari H sebenarnya persiapanku tidaklah matang2 amat bahkan bisa dibilang cukup malas aku hanya mengandalkan kemampuan speakingku dari keseharian jeleknya grammarku nazi walau aku bisa berbicara untuk kasual tapi untuk formal NOL besar kenapa saya bilang nekad. Sebenarnya preparation sudah 4 bulan dari hari H cuma penyakit malas :(( . AKU BISA BANGUN JAM 6 PAGI!!!! dan pagi ini cukup istimewa karena kenalanku si french-swedish yang tinggal di iceland ngeline saya pagi2 *ehem (OOT kan)  setelah chat 1 jaman dengan si bule aku memutuskan pamit (maafkan saya) aku persiapan seperti mandi makan dan tak lupa kudu selesai menuntaskan hajat di kamar mandi karena ini juga penting sesuai masukan dari teman2 yang sudah mengalaminya. Melalui email disarankan pukul 07.30 sudah sampai TKP tapi aku sampai TKP jam 8 pagi dan tahu apa???

BELUM BUKA 

Rupanya dilantai 2 gedung bank Natasha itu dipakai banyak perusahaan ga cuma IDP

Dan akhirnya ada mbak2 menempel daftar peserta ujian speaking, aku nomer 1 boooo~ asiikk ga usah antre lama2, gila sampai jam 2 ujian speakingnya dan baik GT dan AC di jadiin 1

Kulihat para peserta ada yang seumuran ada yang sudah berumur~ dan mereka semua terlihat intelek2 (terutama yang Academic Test) minderpun terjadi. Lalu ada ibu2 yang menyapaku dia menanyakan tujuanku ambil IELTS lalu aku jawab untuk working dan holiday, si ekspresi ibu2 tsb responnya tidak mengenakkan terkesan menggampangkan aku dikiranya mau ngelamar TKI yak? si ibu adalah peserta academic dan aku tidak menanyakan lebih lanjut malas~, kulihat sibu lalu ngobrol dengan mbak2 berhijab yang aku kupingin dia rupanya mau buat daftar s1 di malaysia.

Lalu semua peserta dipersilahkan masuk untuk foto diri, verifikasi id card oh iya karena aku daftar via web memakai KTP pada saat verifikasi aku pakai passport ditolak untung KTP gw bawa padahal nama jelas sama tetap ditolak. Setelah itu scan sidik jari telunjuk kanan sebanyak 4kali (proses ini mengingatkan aku pada pembuatan E KTP atau pas di imigrasi entahlah saya lupa)

Jam 9 lebih dikit namaku baru dipanggil aku dipersilahkan masuk dengan harus melepas jam tangan dan meninggalkan tas. Examinerku seorang wanita bule dengan freckles dimukanya, KTPku diminta dan si mbak bule verifikasi namaku. Speaking test ini direkam dan saat memulai perekaman si mbak bule ngocehnya cepet amat!!!bahkan namanya aja sampai aku ga tahu 😦 batinku :

Mampus

Tapi rupanya tidak semengerikan diawal si mbak bule (maaf ya mba aku ga tahu namamu) begitu menanyakan pertanyaan tidak cepat cukup jelas. Dia menanyakan tentang namaku,kerjaannya ngapain, basa basi lewat lalu pertanyaan mulai sulit seperti kamu pernah dapet kado nggak kamu suka nggak dikasih kado kapan terakhir dikasih kado?kira2 kalau kamu mau ngasih kado ke orang apa pertimbanganmu. Lanjut section lebih susah aku dikasih secarik kertas dan pensil buat note tentang pertanyaan yang tertera di booklet yaitu : APA PERKEMBANGAN YANG TERJADI DI DAERAHMU, APA DAMPAKNYA,SETUJU TIDAK? disini aku membahas tentang pembangunan mall yang dampaknya begini begitu dll, pertanyaan selanjutnya adalah PUBLIC TRANSPORT, KIRA2 GIMANA PUBLIC TRANSPORT DITEMPATMU, APA PENDAPATMU, Lalu ditanyain tentang CINEMA menurutmu orang2 akses nonton film gimana, apakah murah?semua kalangan bisa nonton?. Di tanya juga soal untuk leisure orang2 kira2 menghabiskan waktu untuk leisure kemana? aku jawab di jogja ada banyak tempat wisata alam baru untuk leisure.

15 menitanpun berakhir dengan langkah lunglai aku keluar. Jujur setelah ujian ini aku selalu mengingat2 kesalahan speakingku dan rasa regret ini ga ilang God 😦 doakan hasilnya cukup minimal 4,5 scorenya hiks

Besok adalah ujian listening dan writing di Sanata Darma jadi blog ini masih berlanjut ya 🙂

WISH ME LUCK~!

 

Bersambung…….

Post Navigation