aderida area

Proud To Be You Are

Archive for the tag “#study”

Ayu Concern After Graduate

Yah kali ini pemikiran mau bagaimana jadi apa setelah lulus D3 Batik Fashion yang saya enyam selama 3 tahun menjadi pemikiran saya dan membuat aku cukup galau. Dulu saat mau mendaftar di D3 Batik dan Fashion ISI aku hanya berfikir yang penting sekolah! toh lulusan D3 juga tidak jelek aku emang niat fokus mau berdagang aja setelah lulus. Tapi setelah waktu berjalan keinginan melanjutkan sekolah hingga jenjang yang tinggi sukur-sukur di luar negeri muncul dan disini perkaranya muncul. Lulus D3 Batik dan Fashion ISI kalau mau lanjut S1 kriya textile nya isi dengan kurikulum baru sekarang lama transfernya 3 tahun!!! bayangkan…3 tahun! jadi total 6 tahun hanya untuk merampungkan study tingkat strata 1 di ISI. Ini memundurkan semangatku untuk melanjutkan hingga S1, bisa aku bayangkan waktu energi tenaga dan uang yang akan dihabiskan bila sampai S1 disini apalagi jarak kampus dan rumah itu tidak dekat 12KM saya ngelaju pulang pergi yang berdampak mudahnya saya jatuh sakit.

Terfikir untukku ga usah lanjut S1 disini tapi langsung Out daftar sekolah diluar negeri mulai dari NOL lagi dengan daftar undergraduate selevel S1, kubuang saja diploma ku karena tidak banyak membantu. Tapi setelah ada pembicaraan dengan salah 1 universitas di Inggris yang memberi aku masukan transfer kredit semester saja setidaknya aku bisa masuk di semester 2 kalau pakai diplomaku. Ini memberikan angin segar tapi aku tidak banyak berharap disini. Selain concern jenjang pendidikan terakhirku disini adalah tentu soal biaya  ke luar negeri. Siapa sih yang ga ingin lanjut sekolah sampai luar negeri? semua mahasiswa kalau ditanyain pasti mau semua. Tapi apalah daya, finansial yang lagi2 bicara. Dengan mendengar ocehan menghabiskan sekitar berapa poundsterling atau euro sudah bikin kamu merem dengernya. Biaya sekolah di luar negeri itu sampai RATUSAN JUTA.  Bahkan kalau pakai cara extreme jual tanah sekalipun kamu cuma cukup buat survive 1 tahun mungkin. Ayu menghela napas berusaha positif thingking bahwa kalau ada semangat pasti ada jalan walaupun soal uang sekalipun. Ku dengar beberapa kisah ada yang sampai keluarganya menggadaikan sertifikat tanahnya demi anaknya supaya bisa terbang mengejar mimpinya sampai negeri orang, Tapi apakah ini akan terjadi padaku? sepertinya opsi gila ini tidak akan di restui keluarga besarku. Adanya gw di tampol 1 keluarga besar karena pilihan gila ini.

Di sela kesibukanku mempersiapkan Tugas Akhirku yaitu membuat 8 busana koktail dengan batik buah naga, aku mulai berfikir keras rencana dalam waktu dekat setelah lulus. Mungkin aku akan terpaksa daftar kerja ikut orang, satu aku ingin belajar lagi dari usaha orang, 2 aku emang suka sibuk, 3 uang opsi terakhirnya. Kalau uang sudah kekumpul lagi utang terbayar baru aku ambil kursus kelas bahasa Perancis dan bahasa Spanyol. Menurutku ke 2 bahasa pengantar ini akan sangat membantu aku untuk Go internasional dimasa depan. Jujur sebenarnya aku ingin tetap melanjutkan sekolah fashion tapi bukan design, lebih ke fashion management saja karena aku sadari aku lebih bakat di management banding nguli menjadi seorang artist. Aku lebih cocok jadi leader yang mengatur2 banyak hal, yes lebih cocok jadi dalang banding lakon.  Nah kalau bahasa penutur lainnya selain bahasa inggris udah aku pelajari setidaknya sampai level dasar baru aku pendalaman IELTS dan ujian IELTS kalau sudah mau mendaftar beasiswa dalam waktu dekat. Tentu ini semua membutuhkan biaya tidak setikit, berjuta2 itu jelas dan penting waktunya 1 tahun kayaknya ga bakalan cukup.

Mana aja incaran kampus ayu? jujur sekarang aku tertarik IFA Paris, tentu kalau mau ngejar fashion ya ke kiblatnya langsung dong di Prancis. Tapi aku ga ngotot banget harus di Prancis setidaknya di Luar negeri saja sudah bagus yang masih dibidang fashion. Nordic pun punya beberapa kampus yang memiliki jurusan fashion. Cuma concernku adalah begini kalau aku mau lanjut sekolah difashion, jujur saja sekolah fashion itu bukan sekolah murah ini agak mengecilkan tekatku untuk lanjut kesana. Biaya praktek bikin busana itu tidaklah murah di Indonesia aja nangis sekali bikin paragaan busana habis jutaan apalagi di LN yang materialnya lebih mahal. Makanya aku masih berfikir2 antara banting stir saja ke Fashion Management saja atau bener2 balik arah ganti jurusan lain yang lebih murah dan menjual plus terpaksa mengubur mimpi2ku difashion. Soal karier apa sih impian ayu? jujur kerja di H&M adalah impianku, disebuah brand ternama tentu sebuah kebanggan.

So saat ini aku hanya  bisa ngobok2 pameran pendidikan setiap ada sambil mengumpulkan super power siapa tahu rencana saya di ACC sama Tuhan 🙂

Berambisi dan bercita2 itu bolehkan? walau terdengar muluk2 inilah impian Ayu, selagi masih muda ada kesempatan kedepannya kenapa aku harus membuang masa mudaku sia2?

 

Advertisements

Post Navigation