aderida area

Proud To Be You Are

Love Your Curls

Yap aku punya hate dan love relationship dengan rambut keritingku.

14753668_10202378753867434_1457419019500267111_o

Aku saat masih kecil memiliki rambut lurus normal-normal saya, hingga akhirnya rambutku mulai berubah menjadi keriting,kaku,tebal saat kelas 3 SD, aku ingat sekali saat itu berawal dari aku memangkas rambutku pendek model laki-laki oleh bibiku karena saat itu aku ketularan kutu rambut dan cukup menganggu semenjak itu rambutku mulai tumbuh keriting.

Aku sangat tidak percaya diri, orang2 mengejek rambut keritingku, hingga akhirnya aku putuskan memakai kerudung saat awal SMP. Pernah saat itu mendapat masukan untuk memangkas rambut hingga cepak dari teman katanya sapa tahu tumbuhnya bisa lurus lagi. Aku coba cepak rambutku toh pake kerudung saat keluar rumah jadi tak masalah. Tapi usahaku sia-sia, tumbuhnya tetep keriting.

Menilik dari keturunan keluarga rambut ibuku itu bergelombang, nenek itu berambut keriting jadi ya akhirnya aku mendapat warisan dari keluargaku keriting itu. Saat itu aku benar-benar membenci rambutku, hingga aku jadi benci pada diriku sendiri.

Kelas 2 SMP akhirnya aku ditawari untuk rebonding oleh bapakku. Saat itu tren pelurusan rambut sedang ngehits- ngehitsnya. Standard kecantikan seorang wanita ya memiliki kulit putih dan berambut lurus, saklek sekali. Pertama kalinya aku dibonding benar2 senang penampilanku berubah drastis, aku bisa merasakan bagaimana rasanya memiliki rambut lurus. Sayangnya tiap 6 bulan sekali kudu mengulang pelurusan rambut, sangat melelahkan. Apalagi setiap proses meluruskan rambut itu bisa sampai 6 jam karena rambut ku itu super tebal. Lambat laun aku seling kadang dilurusin kadang enggak tergantung ada uangnya apa enggak saat itu. Pernah pas SMK aku rehat rebonding dan memotong pendek rambutku yang bekas rebonding alhasil rambut pangkal asliku yang tumbuh mengembang dan keriting terlihat jelas. Karena saat itu modelnya bob cuma keriting tebel gitu jadinya seperti berbentuk jamur bahkan aku dipanggil jamur oleh kawan SMK.

foto masa lalu saat masih langsing dan rebondingan :D

foto masa lalu saat masih langsing dan rebondingan 😀

396483_1713833822921_505922224_n

Lambat laun aku lelah, aku berhenti untuk meluruskan rambutku karena sudah capek,bosan,kesal dengan proses pelurusan rambut yang lama dan menyiksa. Capek mendengarkan kata orang2 kalau rambut lurus itu cantik=bagus dll. Aku putuskan potong rambut bondinganku sedikit demi sedikit. Percayalah membuang rambut bondingan hingga habis lalu muncul rambut keriting aslinya hingga panjang itu membutuhkan kesabaran. Hingga akhirnya rambut bondinganku sudah habis terpotong dan rambut keritingku saja kini, jujur keluarga, saudara dan kawan menyarankan aku untuk meluruskan rambut lagi tapi aku tolak saran mereka. Aku mau menjadi AKU, bukan AKU yang mereka inginkan dan mereka atur.

Merawat rambut keriting itu rupanya susah, karena kalau disisir normal bukannya bagus malah hasilnya rambut mekar ga karuan kemana2. Akhirnya aku jadi jarang mensisir rambutku dan mendiang kakekku sampe risih melihatnya sering sekali beliau meminta aku mensisir rambut cuma ya itu dasar putu ngeyel ga digubris XD. Maintancenya juga boros karena rambutku tebal sekali, berdasar pengalaman aku boros banget kalau beli sampo dan kondisioner yang dimarket2 yang bermerek2 terkenal itu, tapi kalau pakai merk yang low dengan harga murah ga cocok. Hingga akhirnya aku menemukan solusi!

Beli shampoo literan yang dipake salon-salon itu lo~ di Jogja bisa beli di Salon supply kayak toko Mutiara

Murah banget untuk kemasarn besar segitu biasanya 45rebuan jadi kalau beli sama conditionernya ga sampe 100rebu bisa di pake BERBULAN-BULAN dan ga usah sayang-sayang ngabisin karena BANYAK!

Untuk penampilan sehari-hari aku lebih sering menggelung,kepang atau kucir rambutku karena risih aja dengan rambutku yang bisa liar kalau digerai, cuma kalau habis dikeramas lembab2 gitu setengah kering bagus banyak yang memuja rambutku bahkan mengira rambutku itu dibuat keriting (darimane??)

Aku menyisir rambutku hanya pada saat keramas, kalau lagi males aku sisir pake tangan aja pas keramas kalau pas lagi rajin ya pakai sisir sampai pangkal-pangkal kepala aku sisir. Dampaknya apa kalau aku ga mengurai/sisir rambutku? bundet! dan bisa gimbal,seriusan deh.

Walau masih ada cibiran sana sini untuk meluruskan rambutku cuma aku gubris aja, aku merasa istimewa dan berbeda dengan rambutku yang sekarang.

Pernah suatu hari aku ketularan kutu rambut oleh sepupuku precil2 itu yang mereka bawa dari sekolahan mereka, dasar~ Rasanya panas gitu dan ada yang gerak2 di kulit kepalaku ikh~! apalagi pas pake helm kerasa banget mereka jalan2 apalagi pas gigit, PANAS~! Aku langsung sisirin rambutku yang liar ini sendirian dan cukup melelahkan, saat keramas aku apply obat peditox, obat anti kutu itu. Tau habis berapa? 5 botol sekaligus untuk rambutku yang tebal ini ugh~! Ga bisa ku percaya di tahun 2016 masih aja ada orang kutuan rambut!.

Ini case belum selesai….karena jidatku lumayan luas seperti luasnya bandara Yogyakarta yang baru akan dibangun sampai berhektar2 XD.

jidatnya kagak tahan

jidatnya kagak tahan

Setelah 4 tahun tidak memiliki poni (terakhir punya poni karena proses pelurusan semuanya) akhirnya aku punya ide untuk mengubah style rambutku dan impianku untuk memiliki poni, mau tak mau memang harus meluruskan bagian poni saja setidaknya itu cara paling praktis banding nyatok tiap hari. Memang kalau tidak mencatok dan meluruskan rambut bisa aku punya poni tapi hasilnya ga memuaskan…..voila lihatlah poni natural saya tanpa sentuhan pelurusan

15232201_10202587304801077_7265220280796856736_n

Akhirnya setelah melalui proses 2jam disalon baru yang aku temukan lewat forum MURAH BANGET

Poni baru

Poni baru

Begitu selesai prosesnya orang2 jadi tuing2 menaruh perhatian padaku,entah orang2 pas disalon bahkan pas aku di jalan juga XD, dipikir2 emang jarang sih orang punya poni lurus tapi rambut tetep keriting~ Tau habis berapa? cuma 30 rebu! pakainya obat Inaura sebenarnya aku bisa melakukan pelurusan sendirian orang gw itu mantan capster salon hahaha (tanteku kan punya salon dan dulu pas aku masih sekolah kerja di tempat bibiku pas sekolah). Cuma karena aku males  takut ga simetris motong poninya, secara gw dulu ga diajarin motong rambut sama bibiku, apalagi ini baru pemotongan rambut pertama dari panjang jadi poni. Kalau minta tolong bibiku juga dah ga mungkin karena beliau udah lebih sibuk manggang daging babi buat jualan promosi.

Rencana kedepan sih aku bakal melakukan pelurusan sendiri kalau besok keritingnya udah tumbuh setidaknya aku berani lah motong poni sendiri kalau udah berbentuk poni bukan saat masih panjang. Gampang tinggal beli obat pelurusnya di toko Mutiara malah bisa milih obat yang murah atau bagus sekalian dan catok nganggur di kamar bisa di pakai :D.

So apakah kini jadi lebih mencintai rambut keritingmu?

 

Advertisements

Single Post Navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: