aderida area

Proud To Be You Are

Apa itu Project Semicolon?

Project Semicolon adalah project non profit yang mensupport seseorang yang memiliki mental ilness,depresi dll. Semicolon dalam bahasa indonesia berarti titik koma adalah tanda dimana kamu masih melanjutkan cerita hidupmu, kamu adalah penulis cerita hidupmu dan memutuskan untuk melanjutkan hidupmu seburuk apapun, ya karena kita ini adalah survivor

my semicolon

my semicolon

semicolon_social

Apa yang membuat saya menuliskan project ini? di luar negeri sana project ini sudah menjadi viral sedangkan di Indonesia kurang terlalu populer, padahal mental ilness itu tak memandang negara,ras dan usia.

Dengan melihat tanda semicolon ditubuhmu baik berupa tatto ataupun temporary (bisa pakai henna,bolpoint ataupun spidol) akan membuat kita mengingat bahwa kita adalah pejuang, kita harus melanjutkan hidup kita dan ketika masalah mendera ini bukanlah akhir dari cerita hidup kita.

Bagaimana dengan cerita hidupku? akan aku jabarkan cerita hidupku dan mengapa aku cukup peduli dengan namanya mental ilness.

Saya adalah seorang gadis yang memiliki seorang ibu yang memiliki schizophrenia sejak cukup lama. Dulu saya tak mengerti apa itu mental ilness hingga akhirnya saya merasakan sendiri pedihnya mental ilness itu. Hidupku cukup keras sejak kecil pernah terpikir untuk mengakhiri hidup karena saking tidak kuatnya dan bahagianya saya waktu itu, saya tidak berhenti untuk membandingkan hidup saya dengan anak2 lain yang terlihat lebih bahagia. Pernah merasakan hampir menggak cairan nyamuk seperti Hit tapi batal diminum, karena dimulut saja rasanya cukup ga enak,bau. Pernah juga mensilet2 pergelangan tangan sampai berdarah2 karena sakitnya itu di hati bukan di kulit bahkan rasa sakit dari pergelangan itu sudah tak terasa. Keluarga broken, disekolahpun nasibku tak baik. Aku merasakan rasanya di bully di sekolah saat SMP, tak ada teman yang mau mendekati aku, dimana2 aku terasa sendiri baik di sekolah maupun dirumah, benar2 hampa. SMApun aku masih sempat merasakan di bully lagi2 tak ada teman yang mau mendekatiku,tiap ada tugas kelompok mereka mencoba menjauhiku, dengar namaku aja mereka sudah alergi, tiap istirahat aku sendirian kemana2 sendirian tak ada teman cerita. Pikiranku hancur, tak ada yang mendengarkanku, hidup rasanya kelam bertahun2, hingga akhirnya saat aku kelas 2 teman-teman mulai berubah dan tidak membullyku dan kini mereka menjadi teman baikku bahkan setelah aku sudah luluspun merekalah yang mensupport dan mendengar ceritaku meskipun kita sudah tidak 1 kelas bahkan 1 daerah karena sudah memiliki kesibukan sendiri-sendiri.

Berlanjut saat sudah lulus sekolah aku bekerja, disitu saya pun merasakan depresi karena ditinggal pacar cukup lama saya untuk move on, karena bayangkan ketika dia adalah orang terkasih yang benar2 kamu sayangi,ketika keluarga ga bisa mengerti pacarlah yang menjadi kawan berkeluh kesah, eh dia malah meninggalkan saya dengan alasan yang tak masuk akal. Saya jadi susah tidur, susah makan, beraktifitas benar2 ga bisa maksimal, menangis setiap hari, sakitnya benar2 terasa dalam.

Berlanjut dengan kisah saya yang akhirnya fokus ke kerja, kehidupan saat kerja itu juga keras, karena saat itu aku masih memiliki kendala kontrol pikiran ketika ada masalah dikit benar2 dipikir dan dibawa hingga akhirnya menjadi beban, lagi2 saya susah tidur, dan lebih parahnya jam tidurku bener2 berubah siang tidur malam malah melek. Kalau belum dengar suara ayam jago subuh2 aku benar2 tidak bisa tidur, malam benar2 segar bugar. Gangguan tidur itu membuat aku merasakan badan tidak enak, kelelahan dll hingga akhirnya aku ke dokter dan mulai diberi obat penenang. Tiap minum obat itu aku merasa ngantuk dan akhirnya bisa tidur tepat waktu. Cuma dari waktu ke waktu obat dengan dosis itu ga mencukupi kebutuhanku makin kesini dosisnya kudu naik dan bisa menjadi candu, menyadari bahaya obat tsb aku berusaha melepaskan diri untuk mengkonsumsi obat tersebut, akhirnya benar2 bisa karena yang bisa ya cuma aku sendiri untuk mengendalikan kontrol diriku bukan orang lain. Memang membutuhkan kemauan yang besar dan itu tak mudah.

Semua orang memiliki jalan ceritanya sendiri, setidaknya itulah jalan cerita hidupku yang sempat merasakan mental ilness dan kadang2 memang ketika sehat ya sehat2 aja tapi ketika setress itu mendera who knows? hanya kita yang bisa mengendalikan alam pikiran kita .

Please jangan jauhi kawan kita/keluarga kita yang kira2 memiliki gejala mental ilness, jangan anggap dia orang GILA dan sepantasnya di jauhi,sungguh rasa sakit dari mental ilness itu rasanya lebih sakit 10x lipat di banding sakit fisik. Sosial di Indonesia emang kejam orang setress di bilang gila dan ga ada satupun orang care, padahal ketika seseorang memiliki mental ilness dia itu paling membutuhkan keluarga dan teman setidaknya untuk mendegarkan ceritanya yang susah itu kayak kasus ibuku dia cukup tertutup sehingga menjadi seperti sekarang. Aku yang dulu ga bisa menerima kenyataan atas sakitnya ibuku ini dan memblame atas jalan hidupku karenanya beliau kini sudah belajar untuk menerima kenyataan, menerima kenyataan dan memaafkannya itu emang ga gampang butuh waktu lama.

Kalau merasa mental ilness mendera, setress berkepanjangan dan menganggu aktifitas segeralah membicarakan masalah dan pikiran yang mengganggu tsb kepada keluarga dan teman terdekat, ga semua orang mengerti akan sakitnya mental ilness kalau kurang mempercayai mereka bisa konsul ke ahlinya seperti dokter psikolog, kalau di jogja ga perlu takut biayanya mahal ada dokter psikolog di puskesmas dan biayanya ga mahal ga sampe 50ribu tiap konsul untuk infonya bisa

kesini http://www.kompasiana.com/jk.martono/layanan-konsultasi-psikologi-di-puskesmas-kota-yogyakarta_5500e460813311fb16fa8003

http://blog.kenz.or.id/2008/10/15/butuh-psikolog-mari-ke-puskesmas-kabupaten-sleman.html

Tips dari saya kalau setress itu mendera,ketakutan yang over,susah tidur,pikiran untuk bunuh diri besar, dengarkanlah lagu2 yang bernuansa positif seperti menambah semangat hidup, sibukkan dirimu dengan aktifitas positif buat dirimu sesibuk mungkin hingga akhirnya kamu melupakan pikiran2 buruk tsb.

Dan ini atas panggilan nurani saya sendiri saya akan menerima konsultasi kamu, kalau butuh teman cerita bisa cerita sama saya, saya seorang pendengar baik dan bisa menjaga rahasia, disela kesibukan saya akan mencoba membantu dengan kemampuan saya yang segini 🙂 bisa hub saya di sosial media yang saya pajang di blog sederhana ini

Ingat kamu ga sendiri, kita ini survivor dan kita yang memutuskan jalan cerita hidup kita, seburuk apapun masalah mendera

semicolon

 

Advertisements

Single Post Navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: