aderida area

Proud To Be You Are

Pengalaman membuat BPJS di Yogyakarta

Saya setiap sakit selalu galau karena saya tidak tercover asuransi atau jamsostek

Bapak saya cuma supir ibu cuma di rumah mereka bukan PNS

tidak sedikit anak yang bernasib seperti saya, kalau mau beli asuransipun preminya ga sanggup karena rata rata itu 500ribu perbulan

setelah beberapa tahun belakangan tiap sakit ngeluarin kocek ga dikit (minimal 600ribuan sekali sakit dengan perawatan 5 hari rawat jalan) mahal di obat resep, kalau dokter dan surat resepnya ga mahal karena saya memiliki dokter pribadi baik hati bernama dokter Agus yang selalu menggeratiskan saya tiap konsultasi dan minta resep

saya mengenal beliau semenjak saya masih bekerja di toko alfamart dulu semenjak dulu saya hanyalah seorang kasir toko dan bukan siapa2

Akhirnya saya mengetahui soal BPJS ini

BPJS adalah Badan Penyelenggara Jaminan Sosial

yang bikin dia spesial adalah BPJS pesertanya tak harus seorang PNS atau pekerja tetap

buruh/pedagang seperti saya pun bisa mendaftar secara mandiri

Info tentang BPJS ini memang masih banyak kekurangan yang jelas akan coba saya jabarkan satu2 dengan pengalaman yang saya tahu

Pertama: saya mencari lokasi BPJS jogja

Yogyakarta
Jl. Gedong Kuning No. 130 A, Yogyakarta
Telp : (0274) 372712
Fax : (0274) 450602
Hotline Service : 0815 6579 780

Letak persisnya berada di selatan Dagadu Jogja yang baru pokoknya per4an gedong kuning dari utara ke selatan sebelum kota gede

Jangan lupakan syarat2nya yaitu FotoCopy KTP,Kartu Keluarga dan foto berwarna pendaftar dan keluarganya 4x3cm

Foto tampak depannya

DSC_8280

DSC_8281

DSC_8278 DSC_8282 DSC_8283

Saya datang jam 8.24 sedikit kesiangan.

Dengan sigap saya langsung ke satpam dan menanyakan formulir pendaftaran untuk membuat kartu BPJS secara mandiri

dan saya di beri 2 slip formulir dengan header biru

DSC_8276 DSC_8277

Lalu saya meminta antrean

kalau bikin kartu baru nama antreannya kode A kalau ambil kartu kodenya B kalau tanya2 dan informasi itu kodenya C

DSC_8279

dan rupanya antrinya udah sampai 50 orang! baru jalan nomer 20an padahal saya dapet antrean no 77

Oke lalu saya melengos ke depan kantor mengisi formulirnya dulu

pengisian formulir sudah ada petunjuknya di belakang kertas formulir

tapi saya mengingatkan

BPJS ini sistemnya tiap kita sakit kita ga bisa langsung cuss ke RS yang kita mau

kita harus mengikuti prosedur yang ada yaitu ke Fase pertama dulu yang menjadi rekomendasi BPJS saat penanganan pertama. kalau di fase pertama tidak bisa menangani baru lari ke fase terusan yaitu rumah sakit besar yang bekerja sama dengan BPJS

Lalu gimana dengan gawat darurat?

langsung ke fase terusan ga masalah ga kudu ke fase pertama namanya juga UGD masak udah sekarat/urgent harus milih ke dokter/klinik langganan/puskesmas kelamaan keburu meninggal malahan iya kalau sadar kalau kondisi ga sadar??

Nama dokter umum/klinik/dokter gigi rujukan yang bekerja dengan BPJS itu terpapang di papan depan kantor kita harus berdesak2an untuk melihat tapi setelah itu kita harus memilih

terpapang deretan dokter umum/klinik/dokter gigi beserta alamat dan no hp/tlp disana

perkabupaten ada rujukan dokternya sendiri2

saya memilih dokter wisnu yang beralamat di jl kaliurang di apotik kolombo karena jaraknya dekat dari rumah saya cuma 1 km dan yang jelas nama dia terpapang di papan

disatu sisi saya memilih dokter umum bukan klinik karena dokter umum itu saya rasa lebih enak lebih flexibel kita bisa janjian ga kayak puskesmas atau klinik

lalu dokter giginya saya memilih salah 1 nama dokter gigi yang ada di perum pamungkas itu juga dekat dari rumah saya yang di jakal km 14

ini pict fase ke 2 yang menerima BPJS

DSC_8284 DSC_8285

Akhirnya dari setengah 9 saya menunggu hingga jam 12 siang nama saya di panggil juga

sungguh penantian yang panjang

sampai loket 2 saat saya di panggil saya tinggal menunjukkan FC KTP KK dan formulir yang sudah saya isi dan tempeli foto saya

setelah 5 menit di proses saya di berikan kertas virtual account  di suruh membayar biaya preminya di belakang kantor

DSC_8286

Pembayaran premi bisa lewat bank BNI,Mandiri dan BRI

cuma saya lihat di belakang kantor cuma ada bank BRI dan Mandiri

itupun sistemnya belum online! masih manual semuanya

aku sempat tanya2 mbak2 mandirinya (karena saya memilih pakai mandiri saja) katanya kita mbayarnya sistem setor di atm/bank kalau internet banking q belum tahu

dan nomer virtual account itu hanya berlaku 1 nomer 1 account

jadi ga di pake bareng2 semua nomer virtual account untuk pembayarannya sendiri2 walau 1 keluarga

pembayaran paling lambat setiap tanggal 10 perbulannya kalau tepat kena denda 2 % perbulan kalau sampai berbulan2 itu ya tinggal di tambah 2% per bulannya dendanya

Sampai sana tinggal kita kasih bukti kertas virtual accountnya dan kita tulis manual lagi nama alamat dan nomer virtual account di kertas yang putih

lalu di setor preminya

Saya memilih kelas 2 yaitu 42500 perbulannya

keuntungannya adalah kalau saya sakit sampai rawat inap dapet kelas 2

kalau kelas 1 itu 56ribuan kalau ga salah dan kita dapet kelas 1 kalau rawat inap

dan kelas 3 itu 25000an perbulan

Begitu pembayaran lunas aku di peringatkan jangan sampai menghilangkan nomer virtual accountku karena itu penting untuk pembayaran premi berikutnya

dan kita akan di beri kertas bukti pembayaran

DSC_8287

mbaknya masih sibuk mainan samsung galaxynya yang akhirnya aku ketahui dia ngirim bbm nomer kita untuk di aktivasi di bank mandiri ga cuma mainan saat bekerja

Lalu aku kembali ke kantor depan jangan lupa minta karcis antrean yang B!

antrean B itu ga banyak cuma nunggu bentar langsung di panggil

tapi??? rupanya belum bisa di aktivasi nomer kita karena duitnya belum di aktivasi sama mandiri!

itulah kelemahan nya kalau ga online kayak sistem begini

kata mbaknya kalau mandiri cepet cuma sekitar 10 menit udah aktif kartu kita

yang kasihan itu yang BRI aktifnya jam 2an padahal saat itu baru jam 1

Oh iya di kantor BPJS ga kenal sistem OFF alias ISOMA saat jam 12 siang kayak di imigrasi

jam2 ISOMA mereka tetep melayani walau ada beberapa loket istirahat ga masalah

akhirnya aku putuskan cari udara segar saja ke indomaret beli burger dan floridina

penyegar di kala hawa panasss saat itu

20 menit break di indomaret akhirnya aku kembali ke kantor BPJS

dan rupanya masih…belum aktif aku tanyain ke mbak loketnya

melengos aku duduk sebentar

cuma 5 menit lalu akhirnya aku di panggil

kartuku akhirnya jadi!

DSC_8288

warning aja ati2 siap2 bawa FC kk duplikat karena kita akan di verifikasi saat pengambilan kartu

jangan pelit bikin foto copy begituan soalnya kalau mepet2 di saat butuh malah susah ntar akhirnya

Okay begitu saja info yang bisa saya kasih soal pengalaman di BPJS

ada banyak pasti pertanyaan yang masuk melalui komentar soal klaim

karena saya belum sakit jadi saya belum bisa share soal klaim

cuma dengar2 katanya kalau operasi bisa di tanggung 100% sama BPJS bahkan cuci darah gratis

cuma pengalaman simbah saya pake BPJS nebus obat ga di tanggung 100% sama BPJS cuma sekitar 30% di tanggungnya

not bad lah di banding ga di bayarin sama sekali nebus semuanya

jelas bisa mahal dan menguras kocek

sehat itu mahal jadi di jaga kesehatannya baik2

kalau misal saya sakit pas di luar kota gimana?

karena prosedur BPJS kita harus ke fase pertama di tempat yang kita pilih sebelumnya

kalau UGD di luar kota pun ga masalah langsung nyemplung rumah sakit

cuma kalau pas di luar kota katanya harus ke kantor BPJS kota setempat untuk meminta rujukan

begitu

pasti belum puas kan? sama! tapi saya lagi males menanyakan itu ke petugas karena itu adalah tugas nya loket C

di mana antrean loket C itu sangaattt  panjanggg dan saya ga ada waktu untuk tanya2 dan bawel

Malamnya karena saya sedang kena gejala flu langsung aku coba ke dokter wisnu yang di fase pertama itu di apotik kentungan

dan benar saja semuanya gratis! dari periksa resep dan obatnya

walau aku amati obatnya generik cuma ga masalah lah di banding kudu ke puskesmas metodeku biasanya itu aja tetep bayar 5 rebu walau sudah di subsidi pemerintah

oke sekian dulu yah aku lanjut lagi kalau ada postingan bermanfaat berikutnya 😀

 

 

 

 

Advertisements

Single Post Navigation

17 thoughts on “Pengalaman membuat BPJS di Yogyakarta

  1. farha salam on said:

    assalamu’alaikum.. salam kenal aku farha dari sumedang ! boleh kita minta no telp, ada yg mau aku tanya soal pengalaman vertigonya ?

  2. bagus mba infonya..ada yang mau sanya tanyakan..kalau kantor bpjs yogya itu jadi satu dengan kantor askes?terima kasih jawabannya

  3. maaf mas, koreksi dikit.
    Sebutan yg benar itu faskes (fasilitas kesehatan), bukan fase…

    • terima kasih atas koreksinya
      btw saya mbak bukan mas he2

      • Maaf mb mau tanya, apa sejak mmbuat bpjs sdh prnh merasakan manfaatnya? Apakah bnr2 dtanggung ya biayanya?

      • sudah saya rasakan manfaatnya mas coba cek postingan terbaru saya soal sakit tifus saya….saya rawat inap di RS 8 hari gratis mas saat baca billingnya 3,5 juta udah tercover BPJS…beli kaca mata juga tercover 250rb semua ada postingannya di blog saya ini 🙂

  4. Mbak,apa waktu pendaftaran KK dan KTP asli(bukan fotocopy) juga ditunjukkan?

  5. sipp. sangat bermanfaat…

  6. Mbak.. Mau nanya.. Bpjs di gedong kuning buka hari apa aja ya? Sabtu buka gk ya mbak?

  7. Dea Latifa on said:

    Fotonya latar warna apa ya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: